Bentuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Koperasi dan UMKM Mencapai Rp 87 Triliun

oleh -105 views
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Berdiskusi dengan Para Pelaku UMKM Kreatif Sulawesi Tenggara. Kendari, Sabtu (12/12/2020). (Dok. depkop.go.id)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Perwujudan dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Koperasi dan UMKM terus dipercepat dan menunjukkan peningkatan.

Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan UMKM menuturkan bahwa hingga saat ini penyerapan untuk KUMKM telah mencapai Rp 87,083 triliun

“Kami mencatat untuk penyerapan PEN untuk KUMKM telah mencapai Rp 87,083 triliun atau sebesar 70,37 persen,” ujar Teten mengutip siaran resminya, Kamis (17/12/2020).

Teten mengatakan, bahwa sebagian besar program ini dilaksanakan oleh perbankan dan lembaga pembiayaan yang langsung mendapat alokasi dari Kementrian Keuangan.

Pertama, penempatan dana di Bank Himbara untuk Restukturisasi pinjaman senilai Rp 78,78 triliun.

Kedua, belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) senilai Rp 5 triliun dan penjaminan untuk modal kerja senilai Rp 1 triliun.

“Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk pembebasan pajak PPh final yang ditanggung pemerintah senilai Rp 2,4 triliun yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP),” jelas Teten.

BACA JUGA :  Milenial Sebagai Sumber Terciptanya New UMKM

Lalu, untuk subsidi di luar KUR dan Koperasi untuk kredit di lembaga pembiayaan dilaksanakan oleh Kementrian Keuangan sebesar Rp 27,197 triliun dan subsidi bunga pinjaman lembaga keuangan BUMN sebesar Rp 2,371 triliun dilaksanakan Kementerian Negara BUMN.

“Hasil pelaksanaan program ini, berdasarkan data OJK per 7 November 2020, ada 100 perbankan yang melakukan implementasi restrukturisasi kredit dengan nilai outstanding Rp 371,1 triliun untuk 7,5 juta UMKM,” kata Teten.

Sementara untuk program yang dilaksanakan langsung oleh Kementerian Koperasi dan UKM senilai Rp 6,7 triliun.

Dana tersebut mencakup program subsidi bunga KUR sebesar Rp 4,9 triliun, subsidi non-KUR untuk koperasi melalui BLU sebesar Rp 751,7 miliar.

BACA JUGA :  Mentan telah Pastikan Kebutuhan Bahan Pokok Nataru Aman dan Terkendali

“Termasuk juga penempatan dana pada LPDB KUMKM sebesar Rp 1 triliun untuk membantu likuiditas koperasi dalam masa pandemi Covid 19,” ucap Teten.

Teten menambahkan, untuk realisasi subsidi bunga KUR hingga 4 Desember 2020 sebesar Rp 2,8 triliun atau 57,29 persen kepada hampir 6 juta debitur.

“Sangat menggembirakan realisasi penempatan dana oleh LPDB KUMKM dalam mendukung program PEN sebesar Rp 1 triliun telah mencapai 100 persen kepada 63 mitra dengan 101.011 UMKM,” jelas MenKopUKM tersebut.

 

Artikel ini sudah tayang pada laman Kompas.com dengan Judul : Realisasi Program PEN untuk Koperasi dan UMKM Capai Rp 87,083 Triliun

No More Posts Available.

No more pages to load.