Aksi Jambret Kembali Terjadi di Samarinda, Kerugian Korban Hingga 8,5 Juta

oleh -40 views
(Foto : Ilustrasi )

SAMARINDA.apakabar.co– Harus menjadi perhatian pengguna kendaaraan bermotor agar tidak ceroboh menaruh barang berharga di dasboard motor. Karena secara tak sadar dapat menimbulkan tindakan kriminal disekitar.

Seperti yang dialami Dwi, warga Kelurahan Mugirjo yang harus merelakan handphone kesayangannya raib dan berpindah tangan. Saat itu dirinya hendak pulang dari kerjaannya, di kawasan Jalan Ahmad Yani, Selasa (22/6/2021) malam pukul 22.30 Wita.

Tanpa disadari motor yang ia kendarai ternyata telah di buntuti seorang pengendara laki-laki. Dwi yang tak mencurigai pengendara tersebut, hanya fokus dengan kondisi jalan yang gelap gulita.

Tiba-tiba saja, pengendara motor yang tak ia kenal itu memepet kendaraannya dan langsung merampas handphone miliknya yang berada didalam dasboard motor.

BACA JUGA :  Pemilik Kartu Kuning, Ketangkap Curi Motor di Jalan Berantas

Pengendara tak dikenal tadi langsung tancap gas meninggal Dwi yang saat itu masih kondisi syok.

Wanita 20 tahun tersebut langsung melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Sungai Pinang. Kepada awak media, Dwi menceritakan bahwasanya ia yang tengah pulang dari kerja berencana mengambil laundry miliknya.

“Sebelum saya taruh di dasbor, saya sempat teleponan sama teman, dan rencananya. Rencana habis pulang kerja mau ambil laundry-an jadi saya simpan di dasbor motor,” ujarnya, Kamis (24/6/2021).

Dwi mengakui saat kejadian sempat berteriak meminta tolong, namun lantaran pelaku mengendarai motor begitu cepat, akhirnya tak dapat dijerat oleh Dwi yang berusaha mengejar.

“Saya teriak-teriak sambil mengejar pelaku yang menuju arah Alaya. Namun pelaku sangat cepat dan saya ketinggalan jejak,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Dicekoki Minuman Keras, Ayah Perkosan Anak Kandung Beruasia 18 Tahun

Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Jufri Rana membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti adanya laporan penjambretan tersebut.

“Laporan korban sudah kita terima, dan akan kita tindak lanjuti,” ucap Kompol Jufri.

Selain itu dari keterangan korban , diketahui, ciri-ciri pelaku yang saat itu menggunakan helm hitam dengan  rambut gondrong, memakai jaket kulit berwarna hitam dan motor yang digunakan pelaku motor matic warna hitam.

“Korban tidak mengalami luka, saat aksi penjambretan itu, namun, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8,5 juta,” pungkasnya.