Pedagang Buah Ancam Jurnalis Saat Foto Berjualan di Median Jalan

oleh -92 views
Potongan Video Pedagang Yang Ancam Wartawan di Samarinda, Minggu (16/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi dan dialami salah satu jurnalis media cetak di Samarinda, Minggu (16/5/2021). Rama yang pada saat itu hendak mengambil foto ditengah padatnya arus lalu lintas yang disebabkan pedagang buah musiman dibilangan Jalan RE Martadinata justru menimbulkan ketegangan sebab seorang di antaranya melontarkan ancaman kepadanya sedang bertugas.

Informasi yang didapat, Rama Sihotang saat itu sedang berada di tengah median jalan, tepatnya pukul 16.15 Wita tiba-tiba saja diteriaki seorang pedagang yang merasa terusik.

“Saya pas lagi di tengah median jalan lagi ngambil foto. Tiba-tiba dia (salah satu pedagang) teriak, bilangnya apa maksudnya foto-foto,” ucap Rama.

BACA JUGA :  Jalan Menuju TPA Sambutan Rusak Diduga Aktivitas Tambang, Andi Harun Akan Ambil Sikap Tegas

Inisiasi Rama mengambil foto disebabkan ramainya pedagang buah yang berjualan  di bibir jalan yang tak semestinya.

Walhasil, para pembeli pun ramai berdatangan dan memarkirkan kendaraannya di badan jalan yang menyebabkan kemacetan semakin krodit di ruas RE Martadinata.

“Pas dia teriak, saya langsung datangi sambil saya rekam. Dia sempat ngancam, katanya mau pecahkan kepala saya, sambil bawa potongan kayu di tangan kirinya,” sebutnya.

Rama dan pedagang itu pun sempat terlibat cekcok, dalam video yang berhasil direkam berdurasi 48 detik, pedagang itu terus bersikeras meminta sang juru foto tak mengambil jepretan yang diduga menggangu dagangannya.

“Saya wartawan mas,” kata Rama dalam video itu.

BACA JUGA :  Jelang Fase New Normal, Perpanjangan dan Pembuatan SIM Alami Perombakan

“Iya tau, tapi foto-foto begitu maksudnya apa bos,” ucap pedagang tersebut.

“Itu ada larangan,” kata Rama lagi.

“Eh saya sudah ada izin dengan lalu lintas di sini. Biar kamu tugas tapi jangan jelek-jelekan orang,” tekan pedagang itu.