Sebanyak 25 Kilogram Sabu dan 37.701 Pil Ekstasi Berhasil Diamankan Polresta Samarinda, Satu Pelaku Ditangkap di Banjarmasin

oleh -17 views
Pers Rilis Pengangkapan Pelaku Pengedar Narkotika Jenis Sabu dan Ektasi di Polresta Samarinda, Jumat (10/9/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Polresta Samarinda kembali berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 25 kilogram  dan pil ekstasi sebanyak 37.701 butir.

Dari pengungkapan tersebut Polisi berhasil mengamankan pelaku berinisial FJ (31) dan DS (23) yang diamankan di Jalan PM Noor, Perumahan Rapak Benuang, Kelurahan Sempaja, serta DS (38) disebuah Hotel di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Awal mula pengungkapan kasus tersebut saat pihak Kepolisian berhasil mengamankan pelaku berinisial AL di Jalan Pulau Sebatik, Kelurahan Pelabuhan, Samarinda Kota.

Dari tangan pelaku, diamankan 2 paket sabu seberat 2,51 gram,1 unit handphone dan uang tunai sebesar 500 ribu rupiah.

Hasil penyelidikan yang dilakukan Kepolisian terhadap AL, kemudian mengamankan HR dan ML di Jalan tak jauh dari AL diamankan yakni Jalan Hidayatullah.

Dari tangan HR, polisi mengamankan 13 poket sabu 17,12 gram brutto, 3 unit Handphone, dan uang senilai Rp. 4.070.000.

BACA JUGA :  Demi Awet Muda, Pria 36 Tahun Nekat Curi Celana Dalam Wanita

Pihak Kepolisian kembali melakukan penyelidikan dan pengembangan kepada HR dan ML. Dari pengembangan itu  akhirnya berhasil mengamankan FJ dan DS di jalan PM Noor, Kecamatan Samarinda Utara.

Dari tangan FJ dan DS pihak kepolisian berhasil mengamankan 8.030 butir pil ekstasi, 3 paket sabu seberat 196,13 gram brutto, 10 unit Handphone, dan ekstasi hancur dan serbuk seberat 99,13 gram netto.

Tak hanya sampai disitu saja, Pihak Polresta Samarinda kembali melakukan pengembangan dari tersangka FJ dan DS, akhirnya didapat informasi jika pelaku lain berinisial FS berada di Kalimantan Selatan.

Polisi langsung bergerak menuju Banjarmasin kelokasi yang diinformasikan yakni di Hotel Rodhita dan mengamankan FS dengan barang bukti 24 bungkus sabu seberat 24.873 gram brutto, 21.544 butir pil ekstasi, dan 1 unit Handphone.

“Ada beberapa barang bukti yang kami amankan dan jumlahnya cukup besar. Anggota kami sampai melakukan penyamaran yang tidak diketahui oleh tersangka, hingga tersangka ini berhasil kami amankan,” ungkap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman saat menggelar pers rilis, Jum’at (10/9/2021).

BACA JUGA :  Berlatar Belakang Hutang, Pemuda Asal Banjarmasin Gorok Leher Korban Hingga Putus

Meski masih mendalami asal usul barang haram tersebut, Arif Budiman menegaskan bahwa barang itu akan diedarkan di Kota Samarinda.

“Modusnya ingin mengedarkan di Samarinda karena faktor ekonomi. Peran mereka masing-masing adalah sebagai penjual. Masuknya melalui jalur darat,” terangnya.

Kapolres Samarinda tersebut menambahkan bahwa ini adalah merupakan penangkapan terbesar dalam sejarah pengungkapan narkotika, bahkan pengungkapan pil dan sabu-sabu tersebut bernilai fantastis.

“Kalau sabu-sabu satu kilo Rp. 1,2 miliar, dikali 25 tentunya ini nominal sangat besar. Belum lagi ekstasinya itu satu butir 500 ribu, mereka ini bukan residivis, semua pemain baru. Kami masih kembangkan lagi kasus ini,” pungkasnya.