Tak Berkutik, Polsek Samarinda Kota Bekuk Spesialis Pencuri HP

oleh -335 views

apakabar.co-Samarinda. Ditengah kondisi darurat pandemi covid-19 saat ini tak membuat para pelaku kriminal mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi kejahatan.

Seperti yang dilakukan pemuda bernama Andi Fajar (23) pada Jumat (27/4/2020) pukul 22.30 Wita, di kawasan Pelita 5, Kecamatan Sambutan, yang melakukan aksi tindak pencurian sebuah handphone milik Herlina (38).

Informasi diterima, kejadian bermula saat korban yang tengah mengendarai sepeda motor dari kawasan Pelita 7 menuju Sambutan. Tiba-tiba dari lajur belakang, Andi yang juga mengendarai sepeda motor langsung melesat dan tangan lincahnya seketika berhasil merebut ponsel milik Herlina.

“Tepatnya pelaku melakukan aksinya di kawasan Pelita 5,” kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Iptu Abdillah Dalimunthe, Kamis (30/4/2020).

BACA JUGA :  Dicekoki Minuman Keras, Ayah Perkosan Anak Kandung Beruasia 18 Tahun

Lebih jauh diungkapkannya, Andi diketahui melakukan aksinya tak hanya sekali. Selain merampas di tengah jalan, Andi juga dikabarkan melancarkan aksinya ketika para korbannya sedang memarkir motor dan yang tengah berjalan kaki.

Hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, setelah Andi berhasil diamankan beberapa waktu lalu ia mengaku kalau sedikitnya telah melakukan pencurian di tujuh lokasi berbeda.

Pertama, Andi mengaku pernah mencuri ponsel merek Iphone 6 di seputaran ATM Mandiri, Jalan Basuki Rahmat. Satu handphone merek Samsung J2 prime di seputaran kantor gubernur.

Satu handphone merek Samsung J2, di Jalan Brantas. Satu handphone merek Oppo di Jalan Wahid Hasyim. Satu handphone merek Samsung J2 di Jalan Brantas. Satu handphone merek Samsung di Jalan Abul Hasan samping Toko Ponsel Surya Phone. Satu handphone merek Samsung Duos.

BACA JUGA :  Forum Kepala Adat Se Kaltim Nyatakan Sikap Terkait Insiden Ujaran Kebencian

“Dari hasil pengembangan ternyata pelaku melakukan aksinya di 8 lokasi yang berbeda,” sambungnya.

Meski saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan dan menunggu korban lainnya memberi laporan resmi, namun Andi dipastikan akan mendekam di balik bui dengan jeratan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. (*)