Tega, Suami Aniaya Ibu dan Bayi 4 Bulan Lantaran Tak Mau Dicium

oleh -163 views
AM Dijemput Pihak Kepolisian Saat Diamankan di Pos FKPM, Rabu (10'2/2021)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami anak dan istri kembali terjadi di Kota Samarinda. NH (17) dan bayinya yang berusia 4 bulan menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sang berinisial AM (19).

Awal mula kekerasan tersebut terjadi lantaran AM kesal terhadap sang istri yang tak mau di cium dan dipeluk, lalu tanpa berpikir panjang AM menganiaya istri dan anaknya balitanya.

“Dia gak mau dicium dan dipeluk, dari itu saya jengkel dan aniaya dia dan anak saya,” jelas AM saat diamankan di pos FKPM pada Rabu (10/2/2021).

Sejak tiga tahun menikah secara siri, NH kerap mendapatkan tindakan kekerasan dari AM dengan cara dicekik dileher dan kekerasan lain hanya gara-gara hal yang sepele.

“Kalau cekek lebih dari 3 kali pak, pernah juga saya sayat paha istri dengan pisau, dan mencelupkan kepala sang bayi kedalam bak mandi, terus injak perut, dan gigit telinga” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tingkat Kriminalitas Semakin Tinggi, LPM dan Masyarakat Usulkan Dibuatkan Polsek Loa Janan Ilir

AM mengaku jika tindakan kekerasan yang ia lakukan merupakan ungkapan kekesalan dirinya, lantaran sang istri tak pernah menurut perkataannya sehingga nekat menganiaya istri dan anaknya. Puncaknya pun terjadi pada Rabu pagi (10/2/2021) yang membuat sang istri melaporkan penganiayaan tersebut kepada pihak berwajib.

” Saya kesal, dia gak mau dengar perkataan saya. Kadang saya dan keluarga saya juga suka dibuat malu. Dia suka marah-marah dengan saya di depan orang banyak,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah, melalui Kanit PPA, Iptu Teguh Wibowo
menerangkan saat ini istri pelaku (NH) tengah berada di Mapolres untuk dimintai keterangan terkait penganiayaan tersebut.

BACA JUGA :  Tabrak Truk Parkir Dijalan Rapak Indah, Pria 36 Tahun Tewas Ditempat

“Dari pengakuan istri, penganiayaan terjadi dari jam 6 pagi hingga 11 siang, pada Rabu (10/2). Lantaran terus dianiaya, istri AM pun nekat melocat ke luar jendela kamar, dan berteriak meminta pertolongan,” ucapnya saat di hubungi Rabu malam (10/2/2021).

Teguh menerangkan, akibat penganiayaan tersebut, bayi AM mengalami luka serius dan telah di larikan rumah sakit oleh warga setempat.

“Saat ini kondisi bayi tengah di rawat, lantaran mengalami luka di kepala dan badan,” bebernya.

“Kami juga sudah jemput pelaku, yang sudah lebih dulu diamankan di Pos FKPM Pelita Samarinda, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.