Antisipasi Meningkatnya Lonjakan Covid-19, Pemkot Samarinda Terapkan PPKM Hingga 20 Juli 2021

oleh -63 views
Surat Edaran Penerapan PPKM di Kota Samarinda

SAMARINDA.apakabar.co– Mengantisipasi lonjakan Covid-19, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan rapat koordinasi terkait perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Samarinda.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun kepada media usai melakukan rapat mengatakan bahwa hasil rapat yang ia pimpin bersama jajaran Pemkot dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tanggal 20 Juli 2021 akan melakukan kembali penerapan WFH bagi penyelenggaraan pemetintahan di lingkungan Pemkot Samarinda.

Selain itu, disampikan Andi Harun jika Pemkot akan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat di sektor yang biasa menimbulkan kerumunan dan yang tidak bisa dikendalikan, seperti pasar malam, mall dan tempat hiburan kegiatan malam.

“Kita akan batasi hingga jam 9 malam, kecuali bagi toko yang menyediakan kebutuhan bahan pokok akan beri kelonggaran hingga pukul 11,” ucapnya, Senin (5/7/2021).

BACA JUGA :  Tinjau Kebakaran di Lambung Mangkurat, Andi Harun Beri Bantuan Kepada Para Korban
Wali Kota Samarinda Menemui Media Terkait Pemkot Samarinda Menerapkan PPKM, Senin (5/7/2021)

“Detailnya nanti akan ada disurat edaran karena ada tindak lanjut rapat kecil penyesuaian terhadap surat edaran Mendagri kemudian edaran Gubernur,” sambungnya.

Andi Harun juga menyebut bahwa selain toko yang menyediakan kebutuhan pokok, apotik, klinik dan kegiatan kemanusian seperti donor darah yang berhubungan langsung dengan penanganan Covid itu tetap diperbolehkan dengan tetap memperketat protokol kesehatan yang ketat.

“Terkait rumah ibadah dan kegiatan beribadah juga akan diatur dalam edaran tersebut, terutama dalam ketatnya pengaturan prokes yang berjarak, memakai masker dan yang lainnya,” sebutnya.

Lanjut AH sapaan akrab Andi Harun bahwa kegiatan masyarakat yang melibatkan anak yang berusia 0-18 juga akan dilarang karena tingkat penyebaran Covid saat ini untuk usia tersebut mencapai hingga 10 persen.

BACA JUGA :  Evaluasi Program 100 Hari Kerja, Andi Harun Sebut Tingkat Pencapaian di Atas 76 Persen

“Jadi sekarang kecendrungan penyebaran Covid saat ini melanda anak usia remaja, sehingga hari ini direkomendasikan agar anak diusia 0-18 tahun untuk tidak terlalu banyak berinteraksi diluar rumah. Sehingga kita bisa melakukan pengendalian,” ucapnya.

Ditegaskan AH jika ada warga yang membawa anaknya ke mall dalam usia itu maka akan dihimbau untuk kembali ke rumah, jika tidak mengikuti aturan maka Pemkot akan mengambil langkah tegas untuk dipulangkan demi untuk menjaga keselamatan.

“Kebijakan ini berlaku hingga tanggal 20 sesuai dengan arahan Nasional, setelahnya kita akan evaluasi kembali apakah lanjut apa diperlonggar,” pungkasnya. (Adv)