Bergeser, Jembatan Mahkota II Samarinda Ditutup Sementara

oleh -37 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Meninjau Lokasi Abrasi Di Bawah Jembatan Mahkota II Samarinda, Senin (26/4/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Akibat insiden longsornya tanah yang berada tepat dibagian bawah pilar penyangga Jembatan Mahkota II Samarinda pada, Minggu (25/4/2021) kemarin, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengintruksikan untuk menutup akses jembatan bagi semua aktivitas pengendara kendaraan bermotor.

Kepada media disela-sela peninjauan lokasi, Andi Harun mengatakan bahwa Jembatan Mahkota II tersebut telah dilakukan uji beban dan sudah dikeluarkan serifikat layak fungsi oleh Kementrian PUPR. Hal tersebut diungkapkan Andi Harun sekaligus menyangkal beredarnya pemberitaan bahwa Jembatan Mahkota II belum keluar sertifikat layak fungsi.

“Itu tidak benar dan bisa dikatakan hoax. Jembatan ini sudah dilakukan uji beban dan sudah keluar sertifikat layak fungsi dari Kementrian PURP pusat,” ucapnya pada media, Senin (26/4/2021).

BACA JUGA :  Tegas Tutup Lokalisasi Loa Hui dan Solong, Pemkot Akan Bentuk Satgas Terpadu

“Hari ini saya mengambil keputusan¬† sejak satu jam kedepan yakni jam 13.00 Jembatan Mahkota II saya nyatakan di tutup untuk semua jenis kendaraan, sampai ada pengumuman keadaan baru karena kemungkinan siang ini ada informasi pertama hasil penelitian termasuk hasil investigasi,” tambahnya.

AH sapaan akrab Andi Harun menyebut jika sebenarnya dari berbagi pihak secara teknis baik dari konsultan, balai maupun PUPR Kota Samarinda sendiri menyarankan cukup melakupan penutupan kepada kendaraan roda 4 saja, namun untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dan keselamatan masyarakat Pemkot Samarinda resmi menutup jembatan sampai ada status keadaan baru.

Pasalnya kondisi jembatan pada saat ini sudah mengalami pergeseran di bagian pilar penyangga, yanki 7 milimeter disebelah kanan dan 33 milimeter turun kebawah.

BACA JUGA :  Hadiri Kegiatan Bakti Sosial Pemuda Pancasila, Andi Harun Berharap Pihak Swasta Turut Serta Dalam Penanggulangan Covid-19 di Kaltim

“Hari ini saya juga menandatangi surat kepada Kementrian PUPR untuk dilakukan asesmen terhadap kejadian saat ini,” pungkasnya. (Adv)