Agus Suwandy Berikan Pemahaman Masyarakat Terhadap Bahaya Narkoba Melalui Sosper Penyalahgunaan Narkotika

oleh -92 Dilihat
Sosper Penyalahgunaan Narkotika Yang Digelar Agus Suwandy di Kecamatan Samarinda Utara, Senin (25/7/2022)

SAMARINDA.apakabar.co– Tingginya angka peredaran narkotika di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin meningkat disetiap tahunnya. Kota Tepian menjadi kota yang menduduki peringkat pertama disusul Kota Balikpapan dan Kutai Kartanegara (Kukar) di wilayah Provinsi Kaltim.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Agus Suwandy saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Fasilitas Pencegahan dan Penyalahgunaan Netkotika, Selasa (25/7/2022) di Kecamatan Samarinda Utara.

Dalam sambutanya, Agus Suwandy mengatakan bahwa tingkat penyalahgunaan narkotika di Kaltim masih tinggi. Masyarakat diharapkan dia memahami segala jenis obat-obatan terlarang dan berperan aktif dilingkungannya dalam rangka pencegahan.

“Perda Penyalahgunaan Narkotika ini diangkat karena kita menyadari bahwa Kaltim ini merupakan pintu gerbang atau perbatasan yang bersentuhan langsung dengan negara-negara luar yang memproduksi narkoba,” ucapnya.

BACA JUGA :  Akibat Insiden Kapal Tabrak Jembatan Dondang, Komisi III DPRD Kaltim Usulkan Perusahaan Asuransikan Kapalnya

Menurunya dampak narkoba sendiri sangat berbahaya untuk generasi muda, terutama untuk diri sendiri, untuk itu harus dihindari karena berdampk negatif.

“Tentu kita sangat prihatin terhadap kondisi sekarang, Kaltim termasuk yang cukup tertinggi secara rating terhadap penggunaan narkoba, Kota Samarinda yang terbesar di Kaltim, selain Kukar dan Balikpapan,” ungkapnya.

“Kalau aturan hukum terhadap narkoba ada di KUHP, dalam rangka membatu hal itu pemprov Kaltim membuat aturan dalam rangka pencegahan yakni perda yang sekerang disosialisasikan,” tambahnya.

Politisi Partai Gerindra itu pun berpesan agar masyarakat peka terhadap lingkungannya dimulai dari keluarga. Apalagi mengingat jumlah pengguna narkoba didominasi generasi milenial.

“Melihat peningkatan penggunaan narkoba, tindak kriminal, kebanyakan dari kaum milenial, jadi ini kita laksanakan untuk penyadaran agar tidak terpengaruh narkoba,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Bawa Surat Penangguhan, DPRD Kaltim Sambangi Polresta Samarinda Untuk Bebaskan Dua Mahasiswa Yang Ditahan

Dalam sosper itu, Agus Suwandy menghadirkan Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, Khairun Nisa selaku narasumber sosialisasi.