Anggaran Sektor Kesehatan Belum Tercapai, DPRD Kaltim Sebut Usulan Alokasi Angaran Masih Kecil

oleh -140 views
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid menyoroti sektor kesehatan terutama perihal prioritas anggaran.

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Anggota DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid menyoroti sektor kesehatan terutama perihal prioritas anggaran yang diusulkan untuk dibahas dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim tahun 2021.

Disebut Ely sapaanya, usulan pagu anggaran yang disampaikan sebesar Rp 267 miliar pada 2021 mendatang. Jumlah tersebut disebut Ely masih sangat kecil.

“Peruntukan yang diwajibkan oleh pemerintah untuk alokasi kesehatan 10 persen itu belum tercapai, mungkin dialokasikan untuk pembangunan rumah sakit,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim saat ditemui usai pertemuan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Senin (26/10/2020) lalu.

Pertemuan bersama Dinkes Kaltim itu pula diketahui selain program pelayanan yang menjadi prioritas anggaran Dinkes Kaltim akan melakukan kegiatan-kegiatan preventif (mencegah) seperti membuat slogan dalam bentuk spanduk dan beberapa catatan lainnya.

BACA JUGA :  Sekretariat DPRD Samarinda Akan Fungsikan Media Center Awal Tahun Depan

“Banyak juga persoalan yang mereka sampaikan tadi. Contohnya seperti penundaan rumah sakit mata dan yang paling penting masih banyak kekurangan tenaga kesehatan,” katanya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Kepala Dinkes Kaltim Padilah Mante Runa turut menyadari bahwa APBD Kaltim pada 2021 memang menurun. Apalagi harus dibagi ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jumlahnya tentu tak sesuai dengan apa yang diminta oleh Dinkes Kaltim. Meski begitu, bahwa berapapun jumlahnya pasti akan dimaksimalkan,” pungkasnya. (adv)