Wakil Ketua DPRD Kaltim Tinjau Jembatan Dondang Yang Retak, Pastikan Kondisi Keamanan Jembatan

oleh -95 views
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun. meninjau keamanan dan kelayakan jembatan untuk dilintasi para pengendara.

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Terkait retaknya jembatan dondang di Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang diduga ditabrak oleh tongkang batubara mendapat respon cepat dari Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun. Ia bergegas meninjau keamanan dan kelayakan jembatan untuk dilintasi para pengendara.

Ditemui saat meninjau jembatan, Senin (16/11/2020) ia mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan infrastruktur yang sangat vital bagi masyarakat sebagai jembatan penghubung antar daerah.

“Jembatan Dondang ini sangat vital bagi masyarakat karena menghubungkan antara Samboja-Muara Jawa dan juga Samarinda-Balikpapan,” ucapnya.

Retaknya Jembatan Dondang ini yang sempat viral di sosial media, membuat politisi PDIP tersebut langsung memastikan kebenaranya.

“Kita langsung ingin memastikan. Pertama, kondisi jembatan aman atau tidak. Jika tidak, lebih baik ditutup sementara sambil dilakukan audit,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ananda Emira Moeis Dukung Normalisasi SKM Sebut Tak Boleh Ada Bangunan di Sepanjang Sungai

Dari hasil peninjauan yang ia sampaikan, keretakan ang terjadi dinilai cukup aman terhadap jembatan yang diperkirakan memiliki Panjang 840 meter dengan ketinggian 12 meter itu.

“Mungkin perlu dilakukan pembatasan. Nanti dengan Pak Camat akan dipasang pengumuman, utamanya bagi kendaraan berat,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga PU Kaltim, Irhamsyah yang saat itu turut membersama Samsun meninjau Jembatan Dondang menegaskan jika pihaknya akan melaporkan kasus penabrakan jembatan oleh tongkang bernomor MT 108 itu ke pihak berwajib.

Dirinya menilai, secara teknis kondisi pier 10 Jembatan Dondang yang tertabrak oleh tongkang itu dalam kondisi yang cukup parah.

“Beberapa bracing (pipa pancang) ada yang patah, sampai menggeser lantai jembatan. Mudah-mudahan yang menabrak siap bertanggung jawab untuk memperbaiki dan itu harus dilakukan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Akibat Insiden Kapal Tabrak Jembatan Dondang, Komisi III DPRD Kaltim Usulkan Perusahaan Asuransikan Kapalnya

Untuk saat ini, pihaknya kemudian akan melakukan analisa secara menyeluruh terkait keamanan Jembatan Dondang. Disamping itu, pembatasan muatan juga akan turut diberlakukan guna menghindari kemungkinan buruk yang terjadi.

“Maksimal 8 sampai 10 ton yang dibolehkan melintas,” katanya.

Terkait peristiwa ini, pihaknya juga dipastikan Irhamsyah akan segera berkoordinasi dengan Kementerian PU terkait kondisi terkini Jembatan Dondang, pasca ditabrak oleh tongkang batubara tersebut