Masa Uji Coba E-Parking di Evaluasi, Andi Harun Sebut Bukan Hanya Soal Pendapatan Tapi Soal Budaya Perubahan

oleh -37 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun Menemui Media Usai Menggelar Rapat Evaluasi E-Perking, Kamis (15/7/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Masa percobaan penerapan E-Parking dievaluasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam rapat yang digelar pada, Kamis (15/7/2021).

Kepada media usai menggelar rapat Wali Kota Samarinda Andi Harun mengtakan bahwa dirinya memberikan arahan pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelaksanaan E-Perking untuk menambah satu bulan lagi masa uji coba, hal tersebut dilakukan agar pelaksanaan sistem E-Perking lebih femiliar bagi para juru parkir yang ada di lapangan.

Dalam rapat itu juga disampaikan informasi peningkatan dari hasil parkir, Wali Kota membenarkan bahwa selama masa uji coba tersebut pasti akan mempengaruhi peningkatan pendapatan. Selain itu semua aspek harus diperhatikan, karena ini tidak hanya dalam hal pendapatan saja tapi juga sistem dan budaya yang harus dirubah yakni yang tadinya konfensional menjadi budaya yang terbuka melalui penggunaan sistem E-Perking.

BACA JUGA :  Resmi Dilantik, Andi Harun-Rusmadi Fokus 5 Program 100 Hari Kerja

“Penggunaan E-Parking ini jangan salah paham, ini bukan hanya soal naiknya pendapatan tetapi keinginan kita mengubah budaya dari yang manual menjadi elektronik,” ucapnya.

Namun, dijelaskan AH biasa Wali Kota Samarinda disapa jika naiknya pendapatan ada target yang paling utama yakni perubahan sistem, pergeseran peradaban penanganan perparkiran semuanya menjadi transparan, tertib serta mendukung tata kota yang nyaman dan aman, termasuk hal lain yang selama ini menjadi efek negatif bagi perparkiran konfensional.

Terkait target, AH menyebut jika 2,5 miliar target yang akan dipenuhi sekarang sudah menghasilkan 550 juta, kemudian 11 sekian miliar untuk parkir sudah terpenuhin3,7 miliar.

“Sekali lagi saya tegaskan ini bukan hanya soal uang, tapi lebih pada perubahan budaya dan kepentingan orang banyak terakomodir,” pungkasnya. (Adv)