Mudik Lebaran Dilarang Pemerintah Pusat, Ely Hartati Ajak Masyarakat Kaltim Menahan Diri

oleh -19 views
Mudik (Foto : Internet)

SAMARINDA.apakabar.coPemerintah pusat kembali mengeluarkan kebijakan larangan aktivitas mudik saat lebaran IdulFitri pada tahun ini. Larangan ini pun berlaku di seluruh daerah provinsi se-Indonesia.

Merespon hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid secara bijak menganggap keputusan pemerintah merupakan langkah terbaik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pemerintah itu membuat larangan meskipun tidak populer pasti untuk kebaikan kita bersama,” katanya saat dihubungi awak media, Senin (19/4/2021).

Ely  menyadari akan ada tradisi yang hilang saat merayakan IdulFitri.

Namun hal ini semata-mata untuk menjaga sanak keluarga dari ancaman wabah Covid-19.

“Kita lagi-lagi harus menahan diri dari tradisi pulang kampung. Menahan rasa rindu berkumpul sanak saudara. Yang terpenting adalah keselamatan keluarga. Jangan sampai hanya karena ingin merayakan IdulFitri bersama keluarga kita menjadi pintu masuk wabah Covid-19 ke dalam lingkungan keluarga,” ujarnya

Dampak lain yang dirasakan politisi PDI Perjuangan ini, yakni terpukulnya para pelaku usaha.

Sebagai pemilik pelaku usaha kuliner di Kutai Kartanegara, Ely tak menampik bahwa larangan mudik membuat usaha miliknya di kawasan bandara dipastikan merugi.

“Larangan mudik ini tentu memukul dunia usaha. Namun meskipun dirugikan oleh kebijakan ini tapi kita menghormati keputusan pemerintah. Hal ini sudah pasti dipertimbangkan dengan sangat matang,” imbuhnya

Ely menambahkan, yang patut dikhawatirkan adalah adanya kembali gelombang penyebaran Covid-19 akibat aktivitas mudik lebaran.

“Pandemi ini yang ditakutkan adanya penyebaran gelombang berikutnya. Ini lebih memukul lagi kalau terjadi,” pungkasnya. (Adv)