Pemkot Samarinda Libatkan RT Jalankan Roda Pembangunan Kota

oleh -71 views
Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi Wongso Menyampaikan Pada Media Hasil Audiensi Bersama Forum RT se Kecamatan Sei Pinang, Rabu (10/3/2021).

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Sebagai pilar penting dalam bagian masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memberikan perhatian penting terhadap para Ketua dan pengurus Rukun Tetangga (RT) dalam keterlibatan pembangunan kota.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Samarinda, Rusmadi Wongso usai melalukan audiensi bersama forum RT se Kelurahan Sungai Pinang, Rabu (10/3/2021) di ruang rapat Balaikota Samarinda.

Kepada media, Rusmadi mengatakan bahwa sejak awal dirinya dan Andi Harun memberikan perhatian terhadap posisi RT, mengingat RT merupkan posisi yang strategis di masyarakat. Artinya, tanpa RT bisa dipastikan tugas-tugas pemerintah dalam menjalankan kepemerintahan dan pembangunan tidak berjalan optimal.

“Contohnya terkait permasalahan sampah, apapun yang dilakukan oleh pemerintah dengan menyiapkan tempat pembuangan sampah kemudian armada cukup tapi semakin hari semakin bertambah produksi sampah ini,” ucapnya.

BACA JUGA :  Buka Muscab IKAT Samarinda, Ini Pesan Wakil Walikota Samarinda

“Mau tidak mau kuncinya mengurangi sampah, berarti di tingakat RT perlu ada pengelolaan. Jadi sampah dijadikan sahabat bukan musuh, sehingga bisa dibuat bernilai ekonomi,” sambungnya.

Selain itu, Rusmadi juga mengatakan jika sampah juga berkaitan dengan banjir, tanpa RT pun tidak mungkin, karena masalah banjir terkait dengan aliran air dan yang mengatahui itu adalah warga yang di komandoi oleh Rt.

Dalam hal penanganan sampah, Pemkot Samarinda kedepannya akan merelokasi TPS yang ada di jalan-jalan utama agar tidak ada lagi TPS ditengah kota.

“Pelan-pelan kita akan benahi dalam penanganannya, kuncinya adalah masyarakat tidak tertib apapun yang dilakukan pemerintah tidak mungkin bisa terlaksana,” sebutnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Samarinda Pantau Kegiatan Bersih Pasar Pasca Ramadan dan Idulfitri

Pada intinya, ditegaskan Rusmadi bahwa RT merupakan posisi strategis dan memang di peraturan perundang-undangan peran Rt membantu Pemerintah dalam menjalankan kepemerintahan, terutama kemasyarakatan. Oleh karena posisi itu penting, Pemkot memiliki program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah tidak sekadar memberikan himbauan, misalkan berikan perhatian kebersihan, tapi pemerintah tidak hadir dan tidak membantu. Sekarang jika sudah ada dana himbuan itu merupakan sebuah instruksi bagi masyarakat,” pungkasnya.