Pemkot Samarinda Rapat Koordinasi Dengan Kejari, Bahas Inventarisasi Aset Daerah

oleh -77 views
Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Bersilaturahmi Sekaligus Berkoordinasi Dengan Kejari Samarinda Terkait Inventarisasi Aset Daerah, Jumat (19/3/2021)

Samarinda, apakabar.co — Inventarisir aset menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan yang dilakukan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Andi HarunRusmadi saat bersilaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda, Jumat (19/3/2021) di Kantor Kejari Samarinda.

Ditemui usai melakukan pertemuan, kepada media Andi Harun mengatakan bahwa pertemu tersebut hanya sebagai bentuk silaturahmi dan koordinasi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Samarinda yang baru.

“Kita bersilaturahmi biasa saja, koordinasi, sebagai walikota dan wakil walikota baru, poin penting pertemuan itu adalah pemkot sedang melakukan pendalam sekaligus mengsinergikan dalam soal inventarisasi aset atau pengamanan aset Pemkot,” ucapnya.

Dijelaskan Andi Harun bahwa Pemkot Samarinda memiliki banyak aset, berupa tanah dan bangunan. Posisi Jaksa sebagai pengacara negara tentu akan bersinergi di dalam hal penanganan dan pengamanan aset.

“Saya meminta melalui asisten III dan Bappeda untuk segera mempersiapkan inventarisasi aset, termasuk yang kita bicarakan hari ini agar fungsi jaksa sebagai pengecara negara dalam hal penagihan pajak yang tertunggak,” jelasnya.

“Semua aset yang ada saat ini baik tanah maupun gedung yang belum terinventarisasi dengan baik kedepannya akan kita digitalisasi aset. Hal tersebut akan kita maksimalkan sebagai potensi penerimaan PAD yang akan datang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Heru Widarmoko mengatakan bahwa terkait pajak yang tertunggak pihaknya akan menginventarisir dan segera melakukan rapat bersama terkait problem solving yang terjadi di Samarinda guna mengoptimalisasi PAD Kota Samarinda.

BACA JUGA :  Andi Harun Serahkan Dua Bukti Baru Dugaan Penyebaran Berita Bohong di Kanal YouTube

“Karena PAD kita terlalu kecil, pembangunan lebih banyak pada kewenangan pusat, nanti akan kita optimalkan agar dapat membantu dalam rangka peningkatan PAD,” ucapnya.

“Ketika sudah terinventarisir pajak yang tertunda Kejari tinggal melakukan action plan perhadap problem solving untuk dicari langkah penyelesaiannya. Intinya semua aset pemerintah kota akan kita inventarisir,” pungkasnya. (Adv)