Temui Wakil Rakyat di Gedung Basuki Rahmat, Warga Muang Dalam Keluhkan Banjir Akibat Aktifitas Tambang

oleh -6 views
Markaca, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

SAMARINDA.apakabar.co– Pertambangan ilegal diduga menjadi salah satu penyebab banjir dan kerusakan rumah warga di wilayah Muang Dalam Kelurahan Lempake. Terkait hal tersebut beberapa warga mengadu ke wakil rakyat Samarinda.

Hal tersebut diakui Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca usai menggelar pertemuan dengan pengusaha tambang dan perumahan di gedung utama DPRD Kota Samarinda, Kamis (7/10/2021).

Kepada media, Markaca mengatakan jika beberapa warga yang mendatangi pihaknya merupakan perwakilan dari 5 RT yang ada di daerah Muang Dalam yang menolak beroperasinya tambang disana.

“Yang jelas mereka mengadukan nasibnya tentang dampak dari penambangan liar tak berizin,” ungkap Markaca.

Politisi partai Gerindra itu menambahkan, berdasarkan laporan warga, kegiatan pertambangan di Muang juga pernah ditolak warga pada 2016 silam. Namun, penolakan tersebut tak begitu digaungkan lantaran dampak lingkungan yang terjadi masih belum signifikan.

BACA JUGA :  Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Proyek Bandara Samarinda Baru Tahun 2012-2013, GMPPKT dan Komisi III Batal Bertemu

“Kalau sekarang di sana (Muang Dalam) sudah viral. Keadaannya sungguh menyedihkan,” ujarnya.

Markaca menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal melakukan tinjauan lapangan guna menindaklanjuti laporan tersebut. Berdasarkan permintaan warga, aktivitas tambang yang kini tengah dihentikan sementara itu diminta untuk tutup sepenuhnya.

Ditegaskan Markaca, bahwa laporan warga akan diteruskan kepada pihak-pihak yang berkenaan terkait permasalahan ini. Mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda, Polresta Samarinda, hingga Inspektorat Tambang.

“Tapi sifatnya hanya rekomendasi saja. Karena kami (DPRD) tidak punya wewenang menutup tambang,” pungkasnya. (Adv)