Wali Kota Samarinda Tegaskan Ke Seluruh Pegawai Untuk Hindari Praktik Korupsi dan Gratifikasi

oleh -18 Dilihat

SAMARINDA.apakabar.co– Penegasan untuk menghindari praktik korupsi, suap dan gratifikasi kembali disuarakan Wali Kota Samarinda, Andi Harun kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat pelaksanaan apel pagi, Jumat (14/1/2022).

Selaku Pemimpin di Kota Samarinda, Andi Harun tentunya tak ingin budaya korupsi, suap dan gratifikasi mengakar di era masa jabatannya.

“Kita harus berkomitmen kuat untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan ini komitmen yang harus kita pegang bersama setiap saat,” ucapnya pada media usai melaksanakan apel pagi.

Dirinya menyadari jika menghapus budaya buruk dibutuhkan mental baja dan komitmen tinggi untuk menjaga integritas.

Ia pun berharap kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa pejabat dibanyak daerah tidak menyurutkan semangat rakyat untuk membangun negeri ini.

BACA JUGA :  Pemkot Samarinda Akan Reinkarnasi Citra Niaga Part II

“Termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda,” sebutnya.

Orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu juga mengatakan bahwa kejadian OTT di banyak daerah dianalogikan sebagai puncak gunung es.

“Ini rangkaian panjang yang telah melahirkan puncak kejadian yang bermula dari kebiasaan menerima penghasilan yang tidak sah baik dari hukum positif maupun hukum agama,” ucapnya.

Memiliki pengalaman di bidang politik, Andi Harun menegaskan selama seseorang mampu menjaga integritas dan menjaga amanah rakyat maka tidak perlu ada yang ditakuti.

“Pendek kata jika kita tidak korupsi maka tidak perlu ada yang ditakuti,” pungkasnya.