Wujudkan Pusat Kota Peradaban, Pemkot Samarinda Launching Pro Bebaya

oleh -93 views
Pidato Wali Kota Samarinda, Andi Harun Saat Launching Pro Bebaya Pemkot Samarinda, Jumat (4/6/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pemberdayaan Program pembangunan dan masyarakat merupakan salah satu dari 10 program unggulan Walikota dan Wakil Walikota yang esensinya adalah semangat gotong royong di masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memberi sambutan dalam launching program Pro Bebaya di Aulua Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (4/6/2021).

Program tersebut diciptakan untuk mendukung percepatan kesejahteraan peningkatan dan pembangunan (Rukun kewilayahan berbasis masyarakat Tetangga/RT).

Kepada media usai menggelar launching, Andi Harun mengatakan bahwa Pro Bebaya adalah program yang diarahkan untuk membangun prakarsa dan partisipasi warga.

“Dengan bebaya, bersama “gotong royong” kita mampu mengangkat dan menyelesaikan setiap persoalan kota tanpa harus saling tuding, menyalahkan, mengecilkan dan merasa paling benar, serta tidak mengedepankan kepentingan pribadi atau kelompok,” ucapnya.

Selain itu semangat “Berani Berubah” tentu akan memberikan dampak positif guna mewujudkan Samarinda Kota Pusat Peradaban.

“Mulai sekarang mari kita lupakan perbedaan, perbanyak dan perkuat solidaritas sebagai “pembakar” prakarsa pembenahan di lingkungan masing-masing. Pro-Bebaya berprinsip transparan, partisipatif, akuntabel, dan berkelanjutan, sehingga membutuhkan partisipasi seluruh warga masyarakat,” sebutnya.

Enam Bidang Yang Dapat Dirasakan Langsung Melalui Pogram Pro Bebaya

BACA JUGA :  Tinjau Lokasi Kebakaran, Walikota Samarinda Akan Buat Rencana Peta Antisiapasi dan Penanganan Kebakaran

Menurut AH sapaan Wali Kota Samarinda, kegiatan Pro-Bebaya ini terdiri dari beberapa bidang yang dapat merasakan langsung dampaknya yakni bidang infrastruktur, ekonomi, sosial dan budaya, kesehatan, pendidikan serta perelatan pendukung kepemudaan.

Orang nomor satu di Pemkot Samarinda itu juga menjelaskan bahwa rencana alokasi anggaran untuk pelaksanaan Pro Bebaya setiap RT adalah Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) per tahun sudah dimulai tahun ini pada APBD Perubahan (APBD-P) 2021.

Sebagai proyek percontohan atau pilot project di 1 RT terlebih dahulu di tiap kelurahan, yang kemudian secara bertahap akan dilaksanakan untuk 1990 RT yang tesebar di 59 kelurahan.

“Saya harap kebaikan ini disertai harapan dalam meningkatnya tanggungjawab ketua RT mengawal dan melaksanakan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Secara hukum Program Bebaya telah di atur dalam Peraturan Walikota Samarinda Nomor 12 Tahun 2021 tentang Teknis Pelaksanaan Pro Bebaya.

Lantas, AH berharap para Lurah dapat membaca dan memahami pasal demi pasal yang tertuang dalam peraturan, termasuk para ketua RT sehingga dalam proses pelaksanaannya telah berkesesuaian.

BACA JUGA :  Kembangkan Potensi Lahan Pertanian, Wali Kota Samarinda Ajak Daerah Lain di Kaltim Saling Bersinergi

“Diharapkan bagi Ketua RT benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Para Ketua RT adalah perpanjangan tangan Pemerintah Kota Samarinda dan juga sebagai juru bicara masyarakatnya,” ucapnya.

“Terus berkomunikasi dengan baik, serta koordinasi dengan Lurah sagar terlaksana dengan maksimal sehingga terwujud Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban,” pungkasnya.

Enam Bidang Pro Bebaya : 

  1. Bidang infrastruktur, meliputi Pembangunan dan perbaikan sarana dan prasarana umum dalam skala kecil
  2. Bidang Ekonomi, meliputi Peningkatan dan sektor dalam masyarakat pemberdayaan ekonomi di tingkat RT
  3. Bidang sosial budaya, meliputi Penanganan permasalahan sosial dan peralatan pendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di masyarakat dalam skala kecil derajat, Peningkatan Kesehatan
  4. Bidang kesehatan masyarakat dan pengadaan peralatan pendukung bidang kesehatan dimasyarakat tingkat RT dalam skala kecil.
  5. Bidang Pendidikan, melalui Pengadaan peralatan pendukung pendidikan di masyarakat tingkat RT dalam skala kecil dan meliputi Pengadaan Kepemudaan
  6. Bidang peralatan pendukung kegiatan kepemudaan di tingkat RT dalam skala kecil.