Antisipasi Meningkatnya Kasus Covid-19, Dinas Perkim Siapkan Lahan Baru

oleh -52 views
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda, Dadang Airlangga

SAMARINDA.apakabar.co– Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda mempersiapkan lahan baru di pemakaman Raudhatul Jannah Serayu khusus Covid – 19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim Dadang Airlangga dalam menindaklanjuti instruksi Wali Kota Samarida Andi Harun pada Rapat Penanggulangan Covid – 19 pada, Senin (12/07/2021).

“Kami wajib menyiapkan lahan pemakaman termasuk kru pemakamannya untuk antisipasi peningkatan kasus Covid – 19 yang akhir – akhir ini meningkat,” ucapnya pada media usai rapat digelar.

Dirinya menyebut jika saat ini lahan yang tersedia hanya bisa mampu menampung sekitar 300 makam apabila dioptimalkan. Lahan yang dipersiapkan tersebut bisa menampung 1000 makam, dimana  itu termasuk dalam makam nasrani dan muslim.

BACA JUGA :  UKW PWI Kaltim Dibuka Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Sebut Wartawan Harus Kritis

“Kami akan dibantu oleh Provinsi Kaltim melalui bantuan keuangan sebesar Rp 4.1 Miliar untuk pematangan lahan, turap, drainase,” sebutnya.

Pemakaman Covid-19 di Serayu Tanah Merah Samarinda

Selain itu, dana yang akan digunakan Dinas Perkim melalui APBD Kota Samarinda sebesar Rp 900 juta untuk rekayasa lapangan makam nasrani dan perluasan makam muslim.

Ditambahkan Dadang, jika saat ini proyek tersebut akan masuk proses lelang untuk bantuan keuangannya di tahap III.

“Dinas Perkim Samarinda akan tetap bekerja secara optimal bergandengan dengan BPBD dan tim pemulasaran jenazah. Pihaknya selalu berjaga selama 24 jam agar jenazah Covid – 19 segera dimakamkan,” ucapnya.

Meskipun lahan baru akan disiapkan, dirinya tetap berharap angka kematian Covid – 19 melandai.

BACA JUGA :  Pria Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas Disalah Satu Ruangan Masjid Dijalan Angsoka

“Agar kita bisa kembali normal bekerjanya. 1-2 lah yang kita makamkan per hari,” pungkasnya.