Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar TerkiniSamarinda

Jadi Ruang Nongkrong Baru Untuk Warga Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Folder Air Hitam Menjadi Pertumbuhan UMKM

3
×

Jadi Ruang Nongkrong Baru Untuk Warga Samarinda, Helmi Abdullah Dorong Folder Air Hitam Menjadi Pertumbuhan UMKM

Sebarkan artikel ini
(Foto: Suasana malam di folder air hitam yang menjadi tongkrongan baru warga/doc)
(Foto: Suasana malam di folder air hitam yang menjadi tongkrongan baru warga/doc)

 SAMARINDA, apakabar.co – Suasana sore hingga malam di kawasan Folder Air Hitam Samarinda kini terlihat semakin hidup. Ruang publik yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu fasilitas pengendalian air itu mulai ramai didatangi warga, terutama kalangan anak muda, untuk bersantai, berolahraga ringan, hingga menikmati waktu bersama keluarga dan teman.

Meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Puluhan pedagang kini memanfaatkan ramainya pengunjung dengan menjajakan beragam makanan dan minuman, menjadikan Folder Air Hitam tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga ruang yang menggerakkan roda perekonomian warga.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengungkapkan pemanfaatan fasilitas publik untuk kegiatan masyarakat pada dasarnya merupakan hal yang positif.

Menurutnya, keberadaan warga yang memanfaatkan kawasan tersebut sebagai ruang interaksi sosial tidak menjadi persoalan selama aktivitas yang dilakukan memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.

“Semua fasilitas itu tentu harus digunakan untuk hal-hal yang positif. Selama fasilitas itu digunakan untuk hal-hal yang positif, saya kira tidak ada masalah,” Ungkap Helmi sapaan karibnya, Jum’at (9/10/2026).

Namun, Helmi juga menekankan pentingnya peran dinas terkait dalam melakukan pengawasan agar aktivitas yang berlangsung di kawasan Folder Air Hitam tetap tertib dan sesuai peruntukannya.

Dirinya menyebutkan apabila ditemukan kegiatan yang dinilai tidak sesuai, maka perlu dilakukan peneguran maupun pengawasan yang lebih intensif.

“Tentu mungkin perlu dinas terkait untuk mengawasi. Kalau ada hal-hal yang sifatnya tidak positif, tentu itu harus ditegur, atau nanti perlu pengawasan yang lebih intensif,” Ucap Helmi.

Politisi dari partai Gerindra itu menegaskan pihaknya pada prinsipnya terbuka menerima aspirasi maupun keluhan masyarakat terkait kondisi di lapangan.

Menurutnya, kehadiran UMKM merupakan konsekuensi yang wajar ketika suatu kawasan menjadi titik berkumpul masyarakat. Namun, penataan tetap diperlukan agar pelaku usaha dapat mencari nafkah dengan aman tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Dengan adanya banyak kegiatan yang menyangkut berkumpulnya masyarakat umum, tentu UMKM juga akan hadir. Tinggal nanti perlu dari dinas terkait untuk menertibkan, supaya sama-sama mereka juga cari makan aman, masyarakat juga aman,” Tutup Helmi. (ADV)