SAMARINDA, apakabar.co – Tepian Sungai Mahakam menyimpan potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi sekaligus destinasi wisata unggulan di Kota Samarinda. Pengembangan kawasan Teras Samarinda hingga Tempekong pun diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas baru yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Samarinda, Romadhony Putra Pratama, menyambut positif rencana pengembangan tersebut. Menurutnya, perluasan kawasan yang dilengkapi fasilitas penunjang dapat meningkatkan daya tarik tepian Mahakam sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan perdagangan dan pariwisata.
“Harapannya nanti Teras Samarinda dikembangkan sampai ke Tempekong. Di sana akan ada hotel dan kawasan pertokoan, sehingga pembangunan di tepian sungai dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” Ungkap Dony sapaa karibnya, Sabtu (17/10/2026).
Dalam rencana pengembangan yang disampaikan, kawasan Teras Samarinda akan diperluas hingga Tempekong dengan menghadirkan fasilitas seperti hotel dan pertokoan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, memperluas peluang investasi, serta menciptakan ruang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Menurut Dony, pengembangan tepian Sungai Mahakam memiliki nilai strategis karena sungai tersebut merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas Kota Samarinda.
Karena itu, penataan kawasan tidak semestinya hanya berorientasi pada keindahan visual, tetapi juga perlu mengintegrasikan fungsi wisata, perdagangan, dan ruang aktivitas publik agar memberikan manfaat yang lebih luas.
Politisi dari partai PDI Perjuangan itu berharap pengembangan Teras Samarinda dapat menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan kunjungan wisatawan, perputaran perdagangan, dan pertumbuhan usaha masyarakat.
“Kalau saya lihat, arah pembangunan yang dilakukan saat ini sudah sesuai karena tetap menjadikan Sungai Mahakam sebagai identitas utama Kota Samarinda,” Tutup Dony. (ADV)




