Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaKabar TerkiniPemkot SamarindaSamarinda

Sejumlah JPT Kosong di Pemkot Samarinda, Andi Harun Siapkan Dua Skema Pengisian

42
×

Sejumlah JPT Kosong di Pemkot Samarinda, Andi Harun Siapkan Dua Skema Pengisian

Sebarkan artikel ini
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat melantik pejabat Sekda definitif beberapa waktu lalu/doc)
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat melantik pejabat Sekda definitif beberapa waktu lalu/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Di tengah upaya memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersiap mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) yang saat ini masih kosong. Langkah tersebut dilakukan setelah proses pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif rampung, sehingga Pemkot dapat segera melakukan penataan organisasi secara lebih optimal.

Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan bahwa sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Samarinda memang perlu segera diisi. Jabatan tersebut berada pada tingkat kepala dinas hingga posisi penting lain yang memiliki peran besar dalam menjalankan roda pemerintahan.

Beberapa jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini kosong antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Inspektorat, Asisten I, serta Sekretaris Dewan (Sekwan). Pemerintah kota menilai kekosongan ini perlu segera diatasi agar koordinasi dan pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.

“Ada beberapa yang lain lagi yang segera memang juga harus kita isi,” Ungkap Andi Harun kepada awak media. Minggu (5/4/2026).

Selain itu, Andi Harun menyebutkan pengisian jabatan tersebut akan dilakukan melalui dua pendekatan, yakni rotasi jabatan dan penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.

“Kita akan memakai dua pendekatan,” Ucapnya.

Dirinya menilai pendekatan pertama dilakukan dengan mempertimbangkan rotasi pejabat yang saat ini menduduki jabatan tertentu, terutama bagi mereka yang dinilai sudah cukup lama berada pada posisi yang sama sehingga perlu dilakukan penyegaran dalam tugas dan tanggung jawab.

“Jika memungkinkan dilakukan pergeseran, akan kita lakukan juga pergeseran. Itu dalam rangka penyegaran tugas-tugas. Karena beberapa di antaranya memang sudah cukup waktunya untuk dilakukan penyegaran,” Jelas AH sapaan karibnnya.

Sementara itu, orang nomor satu di kota Samarinda itu menambahkan untuk jabatan yang tidak dapat diisi melalui rotasi atau masih kosong setelah pergeseran, Pemkot Samarinda akan menggunakan mekanisme manajemen talenta. Sistem ini menitikberatkan pada penilaian kinerja dan potensi aparatur sipil negara (ASN) secara objektif melalui pemetaan yang telah tersedia dalam sistem kepegawaian.

“Jadi, selebihnya yang lain akan kita pakai manajemen talenta terhadap jabatan-jabatan yang memang belum terisi. Semuanya diarahkan untuk mengoptimalkan pelayanan publik,” Pungkas Andi Harun. (ADV)