Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar TerkiniSamarinda

Sri Puji Astuti Ingatkan Pengawasan Anak dan Standar Keselamatan Hotel di Samarinda

10
×

Sri Puji Astuti Ingatkan Pengawasan Anak dan Standar Keselamatan Hotel di Samarinda

Sebarkan artikel ini
(Foto: Wakil ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti/doc)
(Foto: Wakil ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Kepergian RK, bocah perempuan berusia tiga tahun yang meninggal dunia setelah terjatuh dari balkon lantai lima Hotel Mesra Samarinda, menyisakan duka sekaligus menjadi pengingat pentingnya keselamatan anak di ruang publik.

Peristiwa ini mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, yang mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan fasilitas hotel, terutama area yang berisiko bagi anak-anak.

“Saya turut berduka atas kejadian ini. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, terutama bagi orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya, apalagi ketika berada di lingkungan yang memiliki risiko membahayakan keselamatan mereka,” Ungkapnya. Sabtu (17/10/2026).

Menurutnya Puji sapaan karibnya, anak-anak pada usia dini belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengenali dan memahami potensi bahaya di sekitarnya.

Karena itu, pengawasan orangtua harus dilakukan secara konsisten, terutama saat berada di bangunan bertingkat atau tempat yang memiliki balkon terbuka dan akses menuju area berisiko.

“Anak-anak usia dini belum memahami bahaya di sekitarnya. Karena itu, pengawasan orangtua sangat penting. Jangan sampai lengah, sebab kita tentu tidak ingin kejadian seperti ini terulang dan menimpa anak-anak lainnya,” Ucap Puji.

Selain menekankan tanggung jawab keluarga, Puji juga meminta pengelola hotel memperhatikan aspek keselamatan seluruh fasilitas yang digunakan tamu.

Area balkon, pintu akses menuju bagian luar bangunan, serta lokasi lain yang berpotensi membahayakan anak perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

“Kejadian ini juga perlu menjadi bahan evaluasi bagi pengelola hotel di Samarinda. Keamanan area hotel, khususnya balkon dan tempat-tempat yang berisiko bagi anak, harus benar-benar diperhatikan agar keselamatan para tamu tetap terjaga,” Ucap Puji.

Politisi dari partai Demokrat itu berharap evaluasi standar keselamatan hotel tidak berhenti sebagai respons atas tragedi tersebut, tetapi menjadi bagian dari upaya pencegahan berkelanjutan.

Dengan pengawasan orangtua yang lebih optimal serta komitmen pengelola dalam memastikan keamanan fasilitas, Puji optimisi resiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga hotel menjadi tempat yang lebih aman bagi seluruh pengunjung, termasuk keluarga yang membawa anak-anak. (ADV)