Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabar TerkiniNasional

Mahfud MD Desak Prabowo Ungkap Dalang Pembiayaan Demonstrasi Secara Terbuka

12
×

Mahfud MD Desak Prabowo Ungkap Dalang Pembiayaan Demonstrasi Secara Terbuka

Sebarkan artikel ini
(Foto: Mantan Menteri Koordinator Bidang, Politik, Hukum, dan HAM, Mafmud MD/doc)
(Foto: Mantan Menteri Koordinator Bidang, Politik, Hukum, dan HAM, Mafmud MD/doc)

JAKARTA, apakabar.co – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mendesak Presiden Prabowo Subianto mengungkap secara terbuka pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi apabila memang memiliki informasi tersebut.

Pasalnya, tudingan semacam itu harus disertai bukti agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Saat ditemui di UC UGM, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (25/6/2026), Mahfud menilai pernyataan Presiden seharusnya diikuti dengan penjelasan mengenai siapa pihak yang diduga memberikan dana maupun pihak yang menerima pembayaran.

“Mestinya ya Pak Prabowo ungkapkan aja siapa sih yang dibayar, siapa yang membayar. Harusnya diomongin aja terang-terangan lah. Ini, BEM ini dibayar ini, ini yang bayar kan gitu,” Ungkapnya dilansir dari cnnindonesia.com.

Mahfud menegaskan, apabila ada tudingan bahwa demonstrasi digerakkan oleh kepentingan tertentu melalui aliran dana, maka pihak yang menyampaikan tuduhan wajib mengungkap identitas dan bukti yang dimiliki.

Menurutnya, kritik yang selama ini disampaikan mahasiswa justru selalu disertai isu dan kebijakan pemerintah yang dipersoalkan secara jelas.

Selain itu, Mafmud juga menyoroti pengakuan seorang mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang mengaku menerima uang sebesar Rp20 juta terkait aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

Dirinya sangat menyayangkan adanya praktik tersebut, meski mengakui fenomena kelompok mahasiswa yang bergerak karena kepentingan tertentu bukanlah hal baru dalam sejarah gerakan mahasiswa di Indonesia.

Lebih lanjut, Mafmud turut mengenang pengalamannya saat masih aktif sebagai mahasiswa. Dirinya mengungkapkan, pada masa lalu terdapat oknum yang berperan ganda sebagai aktivis sekaligus informan.

Menurut Mafmud, pola serupa masih dapat ditemukan hingga kini, meski dalam bentuk yang berbeda, termasuk melalui keberadaan buzzer maupun segelintir aktivis yang diduga digerakkan oleh kepentingan tertentu.

Namun, ia menilai kelompok tersebut hanya merupakan bagian kecil dan tidak mewakili arus utama gerakan mahasiswa.

Karena itu, Mahfud mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terpecah oleh kepentingan politik maupun kelompok tertentu. Ia berharap gerakan mahasiswa tetap menjaga independensi dan fokus mengawal berbagai persoalan publik secara objektif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang membiayai demonstrasi. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

“Hati-hati loh saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu,” kata Prabowo.

Meski demikian, Presiden tidak mengungkap identitas pihak yang dimaksud. Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung adanya demonstran yang mengaku menerima bayaran sebesar Rp200 ribu untuk mengikuti aksi unjuk rasa. (*)