4. Jarang tantrum
Tantrum biasa terjadi pada anak, terutama di usia balita. Biasanya anak akan mengamuk saat keinginannya tidak terpenuhi atau merasa tak nyaman. Tetapi, kalau tantrum ini jarang terjadi pada si kecil, itu tandanya orangtua sudah menerapkan pola asuh yang baik sehingga anak menjadi bahagia.
5. Tidak merasa iri
Anak biasanya sering merasa iri pada temanya, mungkin karena mainannya lebih banyak, pakaiannya lebih bagus dan sebagainya. Tetapi, anak yang bahagia akan merasa cukup dengan apa yang dimiliki, mereka tidak menuntut dan mengamuk agar orangtua membelikan mainan seperti yang dimiliki temannya. Sebab, mereka tahu apa yang mereka butuhkan untuk menjadi bahagia.
Selain ciri di atas, ada juga tanda lainnya dari anak yang bahagia, seperti mandiri, suka berbagi, tidak mencari perhatian, sopan dan ramah, perhatian pada lingkungan sekitarnya serta sehat secara fisik maupun mental.
Artikel ini sudah tayang pada laman Fimela dengan Judul : 5 Ciri Anak yang Bahagia yang Perlu Diketahui




