Gowes Bareng Unsur OPD,Wali Kota Samarinda Pantau Perkembangan Kota

oleh -64 views
Wali Kota Samarinda,Andi Harun Pantau Perkembangan Kota Sambari Bersepeda Santai, Sabtu (22/5/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Disela jadwal padat dalam melaksanakan aktivitas pekerjaan di Pemerintahan, Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyempatkan untuk berolahraga dengan bersepeda santai sembari memantau perkembangan Kota Tepian, Sabtu (22/5/2021).

Dimulai dari Kantor Balikota dan rombongan melalui rute Jalan Awang Long, Jalan Gajah Mada, Jalan Martadinata, Jalan Slamet Riyadi, dan berputar kembali ke bawah Jembatan Kembar, lalu melintasi pelabuhan, Jalan Muso Salim, jalan Gatot Subroto, Jalan Kesuma Bangsa, dan kembali ke Anjungan Balai Kota.

Usai bersepeda kepada media, Andi Harun mengatakan jika pihaknya menargetkan jarak gowes sebelumnya hanya 15 kilometer namun terdapat perubahan.

“Harusnya pulangnya keluar dari Jalan Muso Salim, keluar di ujung Sungai Dama, Jalan Hidayatullah, lalu kembali ke sini. Ternyata setelah kami ukur, kalau dilanjutkan ke Jalan Muso Salim itu bisa sampai lebih 30 kilometer,” ungkap Andi Harun.

BACA JUGA :  Gedung Golkar Samarinda Akan Dijadikan Kantor OPD, Andi Harun : Proses Perkembangannya Sedang Dibahas

Diakui AH sapaan akrab Andi Harun jika karakter fisik masing-masing personel yang mengikuti gowes fisiknya berbeda-beda, dari rute yang dilalui tadi hanya sekitar 17 kilometer, kegiatan tersebut juga bukanlah agenda rutin Pemkot Samarinda.

Moment bersepeda juga dijadikan orang nomor satu di Pemkot Samarinda tersebut sembari memantau situasi dan perkembangan kota, sehingga kedepan Pemkot dapat merumuskan hal yang akan dilakukan.

“Seperti tadi di bawah Jembatan Kembar kami temui dua fakta. Ternyata ada yang tidur di bawah jembatan. Nanti kami koordinasikan ke satpol PP,” ungkapnya.

Lebih lanjut AH menginginkan di bawah jembatan tidak ada aktivitas apa-apa agar tidak menimbulkan kekumuhan baru dan rencananya Pemkot membangun taman di bawah Jembatan Kembar.

“Saya sudah arahkan sekretaris daerah (sekda) untuk pembangunan taman itu diusahakan tidak menggunakan APBD Samarinda. Bisa diusahakan dari CSR, atau mitra yang punya usaha di Samarinda untuk berpartisipasi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Bayi Laki-Laki Ditemukan di Dalam Sumur, Pelaku Pembuangan Merupakan Pengantin Baru

Lebih Lanjut AH menjelaskan jika anggaran untuk taman itu nantinya tidak sampai menghabiskan ratusan juta. Menurutnya, kepentingan dibuatnya taman itu tak lain agar kelihatan rapi.

“Meski bunganya satu atau dua jenis saja, yang penting hijau,” terangnya.

“Tadi kalau kami sampai ke Jalan Muso Salim, itu ada dua lagi yang ingin dilihat. Kemudian, saya sudah minta sekda dan dinas PUPR supaya taman di Jalan Gatot Subroto segera dibenahi,” sambungnya.

Begitu pun tepian Karang Mumus di Jalan Muso Salim yang sudah diturap. Ia meminta dinas PUPR dan dinas teknis lainnya memikirkan akan dibuat apa supaya bisa indah dan jadi destinasi wisata.

“Sekarang semua orang ke Tepian. Kalau bisa seperti Odah Bekesah sudah bagus seperti itu,” lanjutnya.

Tak hanya memantau perkembangan kota dengan bersepeda, AH juga menyinggung masalah lintasan bagi pengguna sepeda di Samarinda. Ia pun berencana akan membuat lintasan pesepeda supaya nyaman, khususnya saat gowes akhir pekan.

“Kalau mau gowes, mesti di lintasan sepeda. Sudah ada di Jalan Gajah Mada. Tapi catnya perlu diterangkan lagi,” ungkapnya.

“Imbauan akan terasa hambar kalau lintasannya tidak jelas. Kalau di Jalan Gajah Mada itu sudah bisa diatur,” pungkasnya.