SAMARINDA.apakabar.co– Panitia lokal Sirkuit Mandalika diberhentikan karena membuka secara ilegal kargo yang berisi Motor Ducati yang akan dipakai saat World SBK Indonesia 2021 pada tanggal 19 November mendatang.
Pembongkaran secarailegal itu dilakukan oknum panitia hanya karena menginginkan sebuah konten untuk media sosial (Medsos).
Namun ada saja ulah oknum yang mencoreng keseruan ini dengan perlakuan yang kurang etis.
Imbasnya satu orang oknum panitia lokal Sirkuit Mandalika dikabarkan telah dipecat.
Dari rekaman video yang didapat melalui media sosial diketahui oknum tersebut telah secara ilegal membongkar muatan kargo motor dari tim Ducati. Mirisnya lagi, aksi oknum ini terekam oleh kamera dan dikabarkan orang tersebut bukan berasal dari bea cukai dan tim.
Mengutip Speedweek.com, seorang karyawan trek balap dari penyelenggara lokal MGPA membuka kotak kargo Ducati dan mengutak-atik motor balap yang ditunggangi pembalap Michael Rinaldi.
Pasalnya, peti barang hanya boleh dibuka oleh bea cukai dan tim untuk mencegah spionase atau mata-mata dan manipulasi oleh pabrikan lain. Aksi tersebut bahkan turut dikomentari oleh Gregorio Lavilla, Direktur Eksekutif SBK.
“Kami sangat menyesal, kejadian ini di luar kendali kami,” sebutnya.
“Karyawan itu sudah dipecat.” ujarnya dikutip dari Speedweek.com.
Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti, juga memberikan reaksinya.
Ia bereaksi dengan tidak mengerti dan marah atas kejadian tersebut.
Hingga sekarang belum diketahui apakah oknum tersebut juga membuka dan mengotak-ngatik kargo motor pabrikan lain.
Masih ada penyeledikan yang dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut soal kasus tersebut.







