Dukung Penuh Perjuangan Suami, Rinda Wahyuni Harun Dampingi Andi Harun Daftar di KPU Samarinda

oleh -277 views
Hj.Rinda Wahyuni Istri Andi Harun Mendukung Penuh Perjuangan Suami di Pilwali Samarinda 2020

APAKABAR.COM-SAMARINDA. Istri masing-masing bakal pasangan calon (bapslon) Walikota dan Wakil Walikota Samarinda turut mendampingi sang suami saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Jumat (4/9/2020).

Tak ada persiapan khusus sebelum melakukan pendaftaran, hal tersebut diakui Rinda Wahyuni Harun istri dari Andi Harun saat ditemui disela-sela mendampingi sang suami saat berada di KPU Samarinda.

Ia mengatakan jika ia dan suami hanya melakukan sholat malam dua rakaat, sebelum melakukan pendaftaran sebagai bentuk syukur karena masih memiliki kesempatan untuk melaksanakan amanah yang diberikan masyarakat Samarinda.

“Saya dan bapak hanya melakukan sholat malam dua rakaan dan memang sudah biasa saya lakukan bersama bapak. Tadi setelah Salat Dzuhur, baca bismilah lalu kami menuju ke Sekretariat Gerindra Kaltim, untuk menuju ke KPU Samarinda,” ucapnya.

BACA JUGA :  Gotong Royong Bersama Jajaran Pemkot Samarinda, Andi Harun Sebut Tidak Semua Bergantung Pada APBD

Sebagai seorang istri, Rinda mengaku mendukung sepenuhnya segala keputusan sang suami, selama itu tidak menyalahi aturan yang berlaku. Termasuk keputusan Andi Harun untuk maju sebagai Calon Walikota di Pilwali Samarinda 2020.

“Kalau saya apapun yang terbaik yang diputuskan Pak Andi, insyaallah akan saya dukung. Asal itu tidak menyalahi saya akan mendukung terus,” sebutnya.

Terkait peran dukungan yang ia berikan pada sang suami ia menjelaskan jika ia juga turut membantu memenangkan Andi Harun-Rusmadi dengan mensosialisasikan program -program yang sudah direncanakan, dikonsep dan dikaji oleh tim. Namun, karena suasana pandemi Covid-19 saat ini dirinya sedikit membatasi kegiatan-kegiatan sosialisasi dan hanya fokus di media sosial.

BACA JUGA :  Evaluasi Program 100 Hari Kerja, Andi Harun Sebut Tingkat Pencapaian di Atas 76 Persen

“Biasa kalau sebelum suasana Covid-19 saya sosialisasi bersama tim, namanya Tim Bunda. Satu gerakan yang memang para ibu-ibu dan pemilih pemula perempuan. Namun karena suasana Covid-19, kami sementara aktif di media sosial,” ucapnya.

“Setelah pendaftaran ini saya dan ibu Rusmadi tetap bergerak, melakukan sosialisasi ke masyarakat. Setidaknya mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pemilihan, karena golput bukan pilihan yang tepat,” pungkasnya.