Tanggapi Situasi Politik Usai Pilkada, GP Ansor dan Banser Samarinda Sampaikan Pernyataan Sikap

oleh -108 views
GP Ansor dan Banser Samarinda Sikapi Kondisi Politik Usai Pilkada Dengan Mengeluarkan Pernyataan Sikap, Rabu (16/12/2020)

APAKABAR.CO-SAMARINDA. Gerakan penuda Ansor (GP Ansor) bersama Barisan Serbaguna (Banser) Kota Samarinda menyampaikan pokok-pokok pikiran atas situasi politik usai pencoblosan Pilkada
9 Desember lalu.

Wakasat Korcab Banser Samarinda, Surahman menyampaikan bahwa ketiga pasangan calon peroleh suara yang signifikan. Artinya mereka miliki suara dengan presentasi yang tak jauh.

“Sehingga wajar ketika ada Paslon beserta pendukung dan simpatisan memberikan hak-hak politiknya. Mungkin ada yang kurang pas, atau merasa bagaimana gitu,”ucapnya pada, Rabu (16/02/2020) disalah satu cafe Samarinda, bilangan jalan Basuki Rahmat.

Saat memberikan keterangan pers nya Surahman didampingi Guntur, wakil ketua bidang kaderisasi Ansor, Zunaidi bendahara PC Ansor dan Syahdianor PAC Loajanan Ilir.
Bagi Ansor dan Banser kata Surahman meyakini dan percaya atas mekanisme tahapan dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 ini. Karena ada KPU dan Bawaslu yang bertindak sebagai pengawas.

BACA JUGA :  Andi Harun-Rusmadi Konsilidasi Politik Bersama Koalisi Partai, Siapkan Tim Pemenangan Pilkada Sesuai Peraturan Pemerintah

“Sudah maksimal lah bekerja itu, sehingga kami mendukung untuk bagaiman kota Samarinda ini, situasi dan kondisinya itu tetap aman, tentram, tertib dan terkendali,”ucapnya.

Dengan adanya dinamika yang terjadi mereka merespon dengan menyampaikan pernyataan sikap.

Melalui Guntur selaku Wakil Ketua Bidang Kaderisasi GP Ansor Samarinda mereka mendukung sepenuhnya hasil pilkada yang telah berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan berintegritas.

Mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pilkada untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan, serta tidak terpengaruh oleh tekanan pada pihak manapun.

“Ketiga, kami menolak segala upaya yang menggunakan kekuatan masa untuk mempengaruhi hasil Pilkada dan menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Resmi, KPU Samarinda Tetapkan Andi Harun-Rusmadi Jadi Walikota dan Wakil Walikota Samarinda

Selain itu mereka juga mendukung penuh aparat keamanan untuk menindak setiap upaya yang diduga mengganggu jalanya tahapan Pilkada.

Terakhir, mereka meminta agar semua pasangan calon tetap konsisten terhadap kesepakatan bersama, siap menang dan siap kalah sesuai hasil deklarasi dan ditandatangani bersama ketiga pasangan calon di Mako Polresta Samarinda pada tanggal 5 Desember lalu.

“Semoga kita semua dapat menjunjung tinggi nilai demokrasi atau tahapan aturan yang sedang dijalankan Bawaslu dan KPU,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.