Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar Terkini

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Sri Puji Astuti Soroti Kebutuhan Anggaran BNN Samarinda

2
×

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Sri Puji Astuti Soroti Kebutuhan Anggaran BNN Samarinda

Sebarkan artikel ini
(Foto: Wakil ketua DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti/doc)
(Foto: Wakil ketua DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di Samarinda membutuhkan dukungan yang sebanding dengan tantangan di lapangan. Di tengah kebutuhan memperluas edukasi dan pemeriksaan, keterbatasan anggaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda menjadi perhatian, terutama untuk memastikan program pencegahan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menilai dukungan anggaran bagi BNN Kota Samarinda perlu mendapat perhatian serius.

“Anggarannya kecil tapi harapannya terlalu besar,” Ungkapnya, Selasa (13/10/2026).

Lebih lanjut, Puji sapaan karibnya menjelaskan salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan ialah pengadaan cartridge atau perangkat pendukung pemeriksaan urine tujuh parameter.

Selain itu, BNN membutuhkan anggaran untuk kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan berbagai lembaga agar pemahaman mengenai bahaya narkotika dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

“Ini perlu perhatian dan harus perhatiannya seperti apa? Tadi menganggarkan. Anggarannya apa? Untuk pencegahan,” Jelas Puji.

Puji juga menekankan, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan imbauan atau kegiatan seremonial. Ketersediaan alat pemeriksaan dan bahan pendukung menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan, sementara sosialisasi membutuhkan pembiayaan agar edukasi dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari lingkungan rukun tetangga (RT) hingga lembaga lainnya.

“Misalnya saja dengan mengadakan, membeli cartridge-nya atau membeli alat ukurnya untuk pemeriksaan tujuh parameter tadi. Jadi, banyak hal. Misalnya kita melaksanakan sosialisasi kan perlu anggaran juga. Sosialisasi kepada masyarakat mulai dari tingkat RT sampai ke lembaga-lembaga lainnya,” Tegasnya.

Politisi dari partai Demokrat itu berharap keterbatasan anggaran tersebut dapat dibahas lebih lanjut oleh DPRD bersama pihak terkait, termasuk kemungkinan dukungan pembiayaan untuk memperkuat program pencegahan BNN Kota Samarinda.

“Dengan perencanaan yang tepat dan dukungan anggaran berkelanjutan, kegiatan pemeriksaan serta edukasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika,” Tutup Puji. (ADV)