Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaDPRD SamarindaKabar TerkiniSamarinda

Harminsyah Soroti Kabut Asap Samarinda, Keselamatan Siswa Jadi Perhatian

6
×

Harminsyah Soroti Kabut Asap Samarinda, Keselamatan Siswa Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
(Foto: Kondisi kabut asap di kota Samarinda/doc)
(Foto: Kondisi kabut asap di kota Samarinda/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Samarinda di tengah minimnya curah hujan mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.

Kondisi ini mendorong komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna mengevaluasi kualitas udara sekaligus mengkaji kemungkinan penerapan kembali pembelajaran daring demi melindungi peserta didik.

Kepada awak media, anggota komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, mengungkapkan kabut asap yang terlihat dalam beberapa hari terakhir mulai cukup tebal. Situasi tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama karena anak-anak masih menjalani kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

“Memang sudah beberapa hari belum ada lagi hujan. Walaupun sebelumnya ada beberapa kali hujan, kabut asap di Kota Samarinda sekarang sudah terlihat lumayan tebal,” Ungkapnya. Rabu (14/10/2026).

Meski demikian, Harminsyah menyebutkan  pihaknya belum dapat memastikan apakah pembelajaran daring perlu kembali diberlakukan.

Dirinya menilai keputusan tersebut harus didasarkan pada hasil pemeriksaan kualitas udara dan evaluasi risiko kesehatan dari Dinkes, sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya merespons kondisi yang terlihat, tetapi juga mempertimbangkan data dan indikator yang terukur.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dulu. Apakah memang sudah memenuhi standar untuk kita mengusulkan atau kembali mengusulkan pembelajaran daring atau tidak,” Ucap Harminsyah.

Politisi dari partai Gelora itu menambahkan koordinasi tersebut menjadi langkah awal bagi Komisi IV DPRD Samarinda sebelum menyampaikan rekomendasi terkait sistem pembelajaran di sekolah.

“Perkembangan kabut asap juga perlu dipantau secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kualitas udara yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” Tutup Harminsyah. (ADV)