Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaPemkot SamarindaSamarinda

Kebakaran Hanguskan 140 Los di Pasar Segiri, Andi Harun Siapkan Pembangunan Ulang Bersifat Darurat

44
×

Kebakaran Hanguskan 140 Los di Pasar Segiri, Andi Harun Siapkan Pembangunan Ulang Bersifat Darurat

Sebarkan artikel ini
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat meninjau lokasi kebakaran di pasar Segiri/doc)
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun saat meninjau lokasi kebakaran di pasar Segiri/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Kebakaran yang melanda Pasar Segiri Samarinda pada hari Kamis, (26/3/2026) dini hari tadi, menyisakan duka bagi puluhan pedagang yang kehilangan tempat usaha dan sumber penghidupan mereka.

Di tengah puing-puing barang yang masih tersisa pasca kebakaran, Walikota Samarinda, Andi Harun turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan cepat bagi para korban.

Usai meninjau lokasi kebakaran tersebut, Andi Harun menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan segera melakukan pembersihan area terdampak sekaligus mempercepat pembangunan kembali fasilitas pasar agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih.

Dari data yang dihimoun, kebakaran menghanguskan area seluas kurang lebih 15 x 80 meter. Sebanyak 56 pedagang terdampak, dengan rincian kerusakan meliputi 20 unit ruko di bagian belakang serta sekitar 140 los sayur.

“Saya tadi mewawancarai pedagang, ada yang mengalami kerugian hingga Rp200 juta sampai Rp300 juta. Pemerintah kota memastikan dalam waktu tidak terlalu lama akan melakukan pembangunan kembali. Langkah pertama adalah pembersihan lokasi yang kita targetkan selesai dalam 1 hingga 3 hari ke depan,” Ungkap Andi Harun kepada awak media. Kamis, (26/3/2026).

Lebih lanjut, Andi Harun telah meminta Dinas PUPR untuk segera menyiapkan desain bangunan agar proses pembangunan dapat dimulai secepat mungkin, bahkan ditargetkan sudah berjalan pada pekan depan. Namun, bangunan yang akan dibangun bersifat sementara.

“Kita bangun tidak permanen, minimal kembali seperti semula. Kalau permanen, waktunya lama dan kasihan pedagang tidak bisa berjualan. Tahun depan kita rencanakan peremajaan total jika ruang fiskal memungkinkan,” Ucapnya.

Selain fokus pada pemulihan, AH sapaan karibnya juga menyoroti persoalan yang menjadi pemicu risiko kebakaran di Pasar Segiri, yakni tumpang tindih fungsi ruang dan instalasi listrik yang tidak tertata dengan baik.

“Banyak ruang yang fungsinya bertabrakan, ada los dipakai masak sekaligus tempat tinggal. Ditambah instalasi listrik yang semrawut. Ini sulit dimitigasi jika kedisiplinan rendah,” Tegasnya.

Saat ini, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Pemerintah Kota Samarinda berharap langkah cepat yang dilakukan dapat membantu para pedagang kembali beraktivitas sekaligus menekan dampak ekonomi yang lebih luas. (ADV)