SAMARINDA, apakabar.co – Persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kota Samarinda dinilai dapat diubah menjadi peluang baru melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Selain membantu mengurangi timbunan sampah, proyek tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan sumber energi alternatif yang memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Menanggapi hal tersebut, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengungkapkn pembangunan PLTSa tidak semata-mata berorientasi pada penyelesaian masalah lingkungan.
Menurutnya, fasilitas tersebut juga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan sektor energi yang lebih berkelanjutan di masa depan.
“Jika dikelola dengan baik, sampah bukan lagi menjadi beban lingkungan, melainkan bisa menjadi sumber energi yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi bagi daerah,” Ungkap Novan sapaam karibnya. Rabu (24/6/2026).
Lebih lanjut, Novan menjelaskan dengan dukungan teknologi yang tepat dan pengelolaan yang profesional, sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi energi yang memiliki nilai guna.
Dirinya juga menyebutkan pemerintah pusat saat ini juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan proyek energi berbasis pengelolaan sampah di berbagai daerah.
Selain menghasilkan listrik, politisi dari partai Golkar itu menambahkan keberadaan PLTSa dinilai mampu menarik investasi baru dan mendorong tumbuhnya industri energi berkelanjutan.
“PLTSa dapat menjadi salah satu langkah strategis menuju tata kelola kota yang lebih modern, efisien, dan berwawasan lingkungan. Karena itu, peluang ini perlu dimanfaatkan secara optimal demi mendukung pembangunan Samarinda ke depan,” Tutup Novan. (ADV)




