Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
AdvetorialBeritaKabar TerkiniSamarinda

SMPN 24 Samarinda Belum Masuk Prioritas Rehabilitasi APBD 2027, Komisi IV DPRD Ungkap Alasannya

7
×

SMPN 24 Samarinda Belum Masuk Prioritas Rehabilitasi APBD 2027, Komisi IV DPRD Ungkap Alasannya

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc)
(Foto: Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc)

SAMARINDA, apakabar.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telahbmengusulkan rehabilitasi 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri melalui APBD 2027.

Namun, SMP Negeri 24 Samarinda yang selama ini kerap terdampak banjir belum masuk dalam daftar prioritas karena membutuhkan rehabilitasi menyeluruh dengan nilai anggaran yang cukup besar.

Menanggapi hal tersebut, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menyampaikan bahwa program rehabilitasi tahun depan diprioritaskan untuk perbaikan ringan, seperti plafon, ruang kelas, dan fasilitas penunjang lainnya.

Selain itu, sekolah dengan kerusakan berat akibat bencana tetap diprioritaskan selama kebutuhan anggarannya masih memungkinkan, di antaranya SMPN 2 Samarinda di Jalan KH Ahmad Dahlan dan SMPN 5 Samarinda di Jalan Ir H Juanda.

“Untuk SMPN 24 Samarinda belum dulu. Karena kalau mau direhabilitasi, harus dilakukan langsung semua,” Ungkap Novan sapaan karibnya kepada awak media. Jum’at (10/7/2026).

Lebih lanjut, Novan menilai keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi faktor utama yang membuat rehabilitasi total SMPN 24 belum dapat direalisasikan.

“Saat ini kita terbatas anggaran, karena kondisi fiskal yang ada dan anggaran ini perlu benar-benar dipaskan saat ini,” Ucapnya.

Politisi dari partai Golkar tersebut menambahkan total anggaran yang diusulkan untuk rehabilitasi 15 SMP pada APBD 2027 hanya sekitar Rp50 miliar. Sebagian besar alokasi justru difokuskan untuk pembenahan sarana dan prasarana tingkat Sekolah Dasar (SD), yang mencakup perbaikan ringan di 35 SD se-Kota Samarinda.

“Kalau rehabilitasi 15 SMP untuk usulan di 2027 dan rata-rata renovasi ringan, seperti perbaikan plafon dan ruang belajar yang perlu diperbaiki,” Tutup Novan. (ADV)