Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaKabar TerkiniPemkot Samarinda

Andi Harun Perluas Diplomasi Internasional Pemkot Samarinsa Lewat MUFPP

126
×

Andi Harun Perluas Diplomasi Internasional Pemkot Samarinsa Lewat MUFPP

Sebarkan artikel ini
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun usai menandatangani kerjasama MUFPP/doc)
(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun usai menandatangani kerjasama MUFPP/doc)

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, resmi menandatangani Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) atau Pakta Kebijakan Pangan Perkotaan Milan, Kamis (25/9/2025). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis Pemkot Samarinda dalam diplomasi kota di tingkat internasional.

Andi Harun mengungkapkan, MUFPP merupakan organisasi kota dunia yang fokus pada isu ketahanan pangan dan lingkungan, khususnya terkait pemulihan lahan kritis pasca tambang. Menurutnya, bergabungnya Samarinda menjadi momentum baru untuk memperluas jaringan sekaligus memperkuat keterlibatan global dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Selanjutnya, Kota Samarinda akan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan MUFPP,” kata Andi Harun.

Ia menambahkan, keterlibatan Samarinda di forum internasional bukanlah hal baru. Sebelumnya, Samarinda telah aktif dalam beberapa organisasi global, seperti United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG Aspac), Center of Climate and Urban Resilience (CeCUR), serta berbagai forum internasional lainnya.

“Dengan diakuinya Kota Samarinda sebagai anggota organisasi kota tingkat dunia ini, kita berharap mendapat manfaat berupa ilmu, pengetahuan, serta pengalaman dari kota-kota lain yang memiliki benchmarking baik dalam membangun kota masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Harun menuturkan bahwa keanggotaan Samarinda di MUFPP diharapkan dapat membuka peluang bagi keberlanjutan proyek-proyek strategis Pemkot. Ia mencontohkan keberhasilan sebelumnya ketika Samarinda memperoleh hibah dari Adaptation Fund yang dikelola CeCUR untuk pembangunan Taman Para’an di Jalan Dr Sutomo.

Selain itu, Pemkot Samarinda juga berencana menawarkan proyek restorasi lahan kritis, termasuk lahan pasca tambang, untuk ditanami komoditas alternatif seperti sorgum. “Mudah-mudahan dalam feasibility study yang akan dibicarakan tahun ini di Italia, proyek ini bisa diterima MUFPP,” ungkapnya.

Andi Harun menegaskan, penandatanganan pakta ini sekaligus membuka peluang baru bagi Samarinda dalam memperkuat ketahanan pangan serta memperluas inovasi pembangunan hijau.

“Doakan saja, keanggotaan Samarinda di MUFPP bersama kota-kota lain di dunia dapat membawa manfaat bagi pembangunan Samarinda,” pungkasnya. (*)