JAKARTA, apakabar.co – Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang dipenuhi karangan bunga berwarna-warni, sebuah papan ucapan dengan nuansa hitam-putih mencuri perhatian pengunjung di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/6/2026).
Karangan bunga tersebut dikirim oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dengan latar hitam pekat dan rangkaian bunga putih yang tertata sederhana, papan ucapan itu memuat pesan singkat, “Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta ke-499. Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.”
Pilihan desain yang kontras dengan karangan bunga lain membuatnya mudah dikenali dan menjadi salah satu objek yang paling banyak diperhatikan pengunjung.
Mayoritas karangan bunga yang menghiasi kawasan Balai Kota mengusung warna-warna cerah serta ornamen khas Betawi yang mencerminkan semangat perayaan.
Namun, karangan bunga dari Dedi Mulyadi tampil dengan pendekatan yang lebih minimalis dan reflektif. Di tengah tema perayaan “Kolaborasi dan Optimisme Menuju Lima Abad Jakarta”, desain tersebut menghadirkan kesan ketenangan sekaligus mengundang ruang interpretasi bagi publik.
Sejumlah pengunjung terlihat berhenti sejenak untuk mengamati, memotret, hingga berdiskusi mengenai makna di balik pilihan warna hitam dan putih tersebut.
Sebagian menilai desain itu melambangkan kesederhanaan dan ketegasan, sementara yang lain melihatnya sebagai simbol keberanian untuk tampil berbeda tanpa mengurangi penghormatan terhadap momentum penting bagi ibu kota.
Pilihan desain tersebut dinilai sejalan dengan karakter kepemimpinan Dedi Mulyadi yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat dan kerap mengambil pendekatan yang tidak biasa dalam menyampaikan pesan publik.
Tanpa ornamen yang mencolok, karangan bunga itu tetap berhasil menarik perhatian dan meninggalkan kesan di tengah ratusan ucapan selamat yang terpajang.
Perayaan HUT ke-499 Jakarta tahun ini tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan panjang ibu kota, tetapi juga momentum refleksi atas identitas kota yang terus berkembang.
Kehadiran karangan bunga hitam-putih dari Jawa Barat menjadi simbol kecil yang mengingatkan bahwa perbedaan cara berekspresi dapat menghadirkan makna tersendiri, bahkan di tengah kemeriahan sebuah perayaan besar. (*)




