Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHUKRIMKabar TerkiniNasional

Perampokan Berdarah di BRILink Morowali Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

3
×

Perampokan Berdarah di BRILink Morowali Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Sebarkan artikel ini
(Foto: Pihak kepolisian melakukan olah TKP di tempar kejadian/doc)
(Foto: Pihak kepolisian melakukan olah TKP di tempar kejadian/doc)

MOROWALI, apakabar.co – Aksi perampokan disertai kekerasan di sebuah kios Agen BRILink di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.43 Wita. Rekaman CCTV berdurasi sekitar 2 menit 43 detik memperlihatkan seorang pria memasuki kios BRILink yang berada di depan Puskesmas Bahomotefe.

Pelaku yang diduga membawa senjata tajam langsung menyerang penjaga kios sebelum menggasak uang tunai yang tersimpan di dalam laci.

Kepada awak media, Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini membenarkan adanya dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di lokasi tersebut. Korban diketahui merupakan seorang perempuan berinisial S (24), warga Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali.

“Korban merupakan seorang perempuan berinisial S (24), warga Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali,” Ungkapnya, Kamis (23/7/2026).

Lebih lanjut, Reza menyebutkan saat kejadian korban tengah berada seorang diri di dalam kios BRILink sambil berbicara melalui telepon. Tanpa banyak bicara, pelaku tiba-tiba masuk dan langsung melakukan penikaman terhadap korban.

“Setelah melakukan penikaman, pelaku mengambil uang tunai yang berada di dalam laci BRILink, kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian. Kerugian materiil yang dialami pemilik BRILink atas nama Andi Tadang diperkirakan sebesar Rp15 juta,” Ucapnya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka dan segera dilarikan ke Puskesmas Bahomotefe untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.

Sementara itu, aparat kepolisian bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku. Polisi juga mendalami kemungkinan pelaku telah mengenali kondisi lokasi maupun aktivitas korban sebelum melancarkan aksinya.

“Saat ini personel Satintelkam bersama fungsi terkait melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan di sekitar tempat kejadian perkara. Kami juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Morowali untuk mengungkap pelaku dan mendalami motif kejadian,” Imbuh Reza.

Polres Morowali mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas maupun keberadaan pelaku agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Aparat memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)