Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kabar Terkini

Akan Dijadikan Kantor Kearsipan, Pengurus Golkar Samarinda Resmi Kembalikan Aset Tanah dan Bangunan ke Pemkot Samarinda

182
×

Akan Dijadikan Kantor Kearsipan, Pengurus Golkar Samarinda Resmi Kembalikan Aset Tanah dan Bangunan ke Pemkot Samarinda

Sebarkan artikel ini
Pengosongan Kantor DPD II Golkar Samarinda Satpol PP, Jumat (20/8/2021)
Example 72090

SAMARINDA.apakabar.co-– Ketegasan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam hal pengamanan aset dibuktikan dengan melakukan pengosongan Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Samarinda, Jumat (20/8/2021) siang.

Meskipun berjalan lancar, namun eksekusi yang dilakukan jajaran Pemkot Samarinda melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sedikit mengalami hambatan. Pasalnya pihak dari pengurus Partai Golkar meminta untuk menunda pengosongan.

Banner 300x600

Salah satu pengurus partai tersebut beralasan karena pihaknya telah mengirimkan surat kepada Pemkot Samarinda terkait pemilihan opsi untuk pembelian lahan bangunan yang telah digunakan sebagai kantor partai sejak belasan tahun yang lalu.

Namun upaya tersebut sia-sia, kini aset lahan tersebut resmi kembali ke tangan Pemkot Samarinda. Penetapan tersebut setelah pihak Golkar melakukan pertemuan langsung dengan Andi Harun untuk kejelasan aset tersebut.

Konfrensi Pers Wali Kota Samarinda Andi Harun Terkait Pengosongan Kantor DPD II Golkar Samarinda

Melalui konferensi pers di Anjungan Karangmumus,  Andi Harun pun memaparkan hasilnya. Dirinya memberi apresiasi kepada pengurus Partai Golkar yang menyerahkan aset tersebut kepada pemkot yang dalam pelaksanaannya sesuai dengan nilai-nilai kekeluargaan.

“Kami sangat berterimakasih kepada pengurus Partai Golkar Samarinda, yang mengakui dan menyerahkan kembali aset tanah bangunan di Jalan Dahlia. Sekarang sudah dalam penguasaan pemkot melalui BPKAD,” jelasnya.

Salah satu hasil pertemuan itu juga disebutkan Andi Harun bahwa pemkot menerima permintaan Partai Golkar untuk melakukan pengosongan secara mandiri dan sukarela dalam jangka waktu satu minggu kedepan.

Selain itu, yang menjadi perhatian adalah dimana pihak Golkar menginginkan untuk  membeli aset tersebut. Hal itu disampaikan melalui surat yang dilayangkan ke Pemkot Samarinda pada tanggal 19 Agustus 2021.

“Saya telah membaca suratnya bahwa benar telah mengajukan opsi pembelian aset,” sebutnya.

“Namun, kami sangat menghargai keinginan itu, besok (Senin (23/08/2021) kami akan balas. Selanjutnya koordinasi dengan Sekda dan OPD terkait untuk memulai mengkaji opsi pembelian,” tambahnya.

Dijelaskan AH biasa ia disapa bahwa Tim dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) tentu akan menilai, lalu kemudian akan membuat opsi lelangnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Selain itu kami juga akan meminta persetujuan kepada DPRD Kota Samarinda,” ucapnya.

Ia kembali menjelaskan bahwa walaupun telah dikuasai oleh Pemkot namun opsi tersebut tetap dilakukan sesuai dengan undang-undang.

“Opsi kita buka, tidak menghalangi penerimaan penyerahan atas pihak Golkar kepada pemkot. Apabila dimungkinkan secara hukum, tunggu saja prosesnya,” lanjutnya.

Aset tanah dan bangunan ini akan dijadikan sebagai Kantor Dinas Kearsipan Kota Samarinda. Apabila anggaran memungkinkan, pekan depan langsung dimulai pengecatan kembali gedung tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum Partai Golkar Samarinda Lasila saat dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan jika pihaknya telah mendapatkan kesepakatan bersama pihak pemkot.

“Hanya kesepakatan tidak ada penyegelan. Intinya seminggu ini bersih bersih. Untuk memindahkan barang barang supaya enak,” ucapnya singkat.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090