Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Duel Maut di Atas Kapal, Nahkoda Tewas Di Tangan ABK

162
×

Duel Maut di Atas Kapal, Nahkoda Tewas Di Tangan ABK

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi/Internet

apakabar.co- Seorang Anak Buah Kapal (ABK) terlibat perkelahian dengan juragan kapal atau nahkoda. Akibat perkelahian itu, si nahkoda kapal yang bernama Ferdiansyah (29) harus meregang nyawa, akibat di bacok oleh ABK nya tersebut pada, Senin, (16/1/2023) pukul 17.30 WITA.

Perkelahian yang berujung pembacokan itu, diduga bermula ketuka ABK yang berinisal RZ tersinggung akibat perkataan korban.

Kapolsek Muara Jawa, AKP Hadriansyah menjelaskan bahwa, awal menerima informasi ada dua orang korban penganiayaan pembacokan di Klinik Maju Sejahtera. Yakni Ferdiansyah (juragan kapal) dan Idrus (ABK), di mana Ferdiansyah dinyatakan meninggal dunia.

Pihaknya langsung melakukan penanganan awal. Kejadian tersebut rupanya terjadi di Kecamatan Anggana. Kedua korban dibawa ke Muara Jawa, lantaran posisi lebih dekat ke Muara Jawa.

Dari keterangan para saksi, peristiwa ini bermula saling cekcok antara keduanya. Hingga kemudian keduanya bisa ditenangkan oleh para ABK lainnya.

Namun keadaan semakin memanas, ketika memasuki Perairan Luar Muara Pegah, Perairan Perangatan Kecamatan Anggana untuk mencari limbah batu bara pada kapal tongkang pengangkut batu bara yang melintas di perairan tersebut. Perkelahian yang sempat meredam, kembali berlanjut.

Pelaku yang berada duduk di dibelakang korban, langsung membacok korban yang sedang mengemudikan perahu klotok. Dengan menggunakan parang yang biasa tergeletak di kapal, sebagai perlengkapan kapal.

Serangan pelaku sempat ditangkis oleh korban, dan lari menuju bagian belakang kapal. Pelaku sempat bertabrakan dengan ABK bernama Idris, entah karena sudah kalap, Idris pun jadi sasaran bacokan pelaku.

Setelah melihat ABK Idris tumbang, pelaku kembali mengejar Ferdiansyah. Pelaku kemudian kembali menganiaya sehingga keduanya sempat terjatuh ke air.

Korban berhasil diselamatkan dan diangkat kembali ke atas kapal. Sedangkan pelaku RZ terlihat berenang menjauhi kapal klotok dengan memegang parang ditangannya.
Setibanya di Pos Kamla Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa sekitar pukul 18.38 WITA, korban dibawa menggunakan speedboat patroli Polairud Polda Kaltim ke daratan Muara Jawa.

Lalu kemudian dibawa ke Klinik Maju Sejahtera guna mendapatkan pertolongan sesampainya  pukul 20.00 WITA. Korban Ferdiansyah dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

“Tadi malam penanganan awal saja, karena dibawa ke klinik Muara Jawa. Info dari laporan warga bahwa ada orng terluka,
Satu meninggal dunia dan satu terluka. Berdasarkan itu komunikasi Polairud Polda maupun Polsek,” ucap Hadriansyah, Selasa (17/1/2023).

Sementara ABK atas nama Idris langsung diberikan perawatan dengan dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Sementara jenazah Ferdiansyah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Samarinda.

Pelaku terancam dengan Pasal 338 KUHPidana.

“Tindaklanjutnya dari Polairud (Polda Kaltim), berdasarkan info masyarakat ke TKP ke klinik, kita mem-backup saksi-saksi. Saya fokus ke klinik penanganan pertama,” pungkasnya.