Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Empat Balita Asal Malaysia Diamankan Polres Pinrang, Diduga Korban Perdagangan Anak

203
×

Empat Balita Asal Malaysia Diamankan Polres Pinrang, Diduga Korban Perdagangan Anak

Sebarkan artikel ini
Foto:Ilustrasi/Internet

apakabar.co– Tiga orang dimintai keterangan Polres Pinrang, Sulawesi Selatan atas dugaan perdagangan orang lintas negara. Dari ketiganya pihak kepolisian turut mengamankan empat orang anak balita yang diduga sebagai korban perdagangan anak.

“Baru dugaan. Ini kan ada informasi dari masyarakat bahwa ada orang dari Malaysia dan anak-anak berusia dua tahun itu ada sama dia (pelaku),” ucap Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis Haeruddin saat dikonfirmasi, Kamis (4/8/2022).

Ketiga orang yang diamankan Polres Pinrang tersebut yakni seorang pria bernama, Ramli (49) bersama dua orang wanita yaitu SM (50) dan RJ (36) yang merupakan asisten rumah tangga. Saat ini, mereka tengah dimintai keterangan.

“Nah itulah kita konfirmasi ke dia, sehingga kita sudah amankan dan perjelas dokumennya,” ujarnya.

Dari pengakuan sementara oleh Ramli, anak yang dibawa dari Malaysia ke Pinrang, Sulawesi Selatan, merupakan anak angkatnya. Sedangkan Ramli mempunyai seorang anak kandung berjenis kelamin laki-laki berusia 15 tahun yang merupakan hasil pernikahannya dengan istri pertamanya yang berasal dari Pinrang.

“Ramli mengaku bapak angkatnya yang dua orang itu pembantunya sebagai saksi. Jadi masih tahap dugaan dan penyelidikan. Anak yang dibawa ada empat orang sekarang dalam pengawasan,” jelasnya.

Muhalis pun menerangkan bahwa saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Makassar untuk memperjelas status kewarganegaraan empat orang anak yang dibawa dari Malaysia.

“Perawakan China dan melayu, iya dari anak itu dari Malaysia cuman kita mau perjelas dulu apa dia warga Indonesia di sana atau dia warga negara Malaysia. Jadi kita masih konfirmasi dengan imigrasi. Statusnya anak ini kita konfirmasi apakah WNA atau WNI,” jelasnya.

artikel ini telah twrbit di CNN Indonesia dengan judul “Polisi Amankan 4 Balita Asal Malaysia Diduga Korban Perdagangan Anak”