Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Etam Festival Resmi Dibuka, Ketua Dekranasda Harapkan Sektor UMKM Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19

213
×

Etam Festival Resmi Dibuka, Ketua Dekranasda Harapkan Sektor UMKM Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Ketua Dekranasda Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun Menekan Tombol Menandai Resmi Dibukanya Etam Festival 2021, Kamis (2/12/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Kegiatan Etam Festival 2021 resmi dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, Kamis (2/12/2021)

Kegiatan dalam rangka membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Samarinda tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu langkah bagi pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) untuk dapat bangkit ditengah hantaman badai Covid-19 yang saat ini masih dialami sebagian daerah, Kota Samarinda pada khususnya.

“Penyelenggaraan Etam Festival ini sangat bagus dan yang terpenting tepat untuk kembali membangkitkan perekonomian setelah terdampak Pandemi Covid-19,” ucap Rinda saat melakukan sambutan pembukaan Etam Festival.

Dirinya menilai jika dalam event Etam Festival tersebut UMKM dan sentra kerajinan sebagai basis ekonomi kerakyatan perlu terus-menerus dikembangkan. Melalui pameran ini, Dekranasda memberikan kesempatan kepada para perajin untuk memamerkan karya-karyanya ke pasar lebih luas dan agar produknya semakin dikenal.

Rinda juga mengatakan bahwa event pameran ini akan rutin diagendakan setiap tahunnya dan menjadi agenda tetap Dekranasda kota Samarinda dalam mendukung program Pro Bebaya (Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat).

Rinda Wahyuni Andi Harun Mengunjungi Salah Satu Stand UMKM di Etam Festival 2021

“Dekranasda kota Samarinda bekerjasama dengan PT ADW selaku pelaksana kegiatan, memiliki kepedulian besar terhadap para pelaku UMKM, dimana pada umumnya mereka merupakan pengusaha mikro yang terus berjuang membesarkan usahanya,” sebutnya.

Semangat baru merupakan harapan yang diinginkan oleh Rinda Wahyuni Andi Harun, dilaksanakannya pameran tersebut tentu akan menumbuhkan pula energi positif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

“Saya merasa gembira karena Etam Festival selain diikuti pengusaha mikro dari dalam kota, unsur pemerintah dalam dan luar daerah seperti Bontang, Paser, Balikpapan dan Kutai Kartanegara termasuk pihak swasta,” ucapnya.

Dipaparkan Rinda, dalam event Etam Festival tersebut terdapat 87 stand yang terdiri dari 63 stand UKM, 15 stand OPD termasuk 10 kecamatan, dan 3 stand otomotif.

“UKM ini macam-macam, mulai kuliner, fashion, kerajinan dan lainnya. Antusias warga pasti luar biasa,” katanya.

Dikatakan Rinda, selama pelaksanaan berlangsung mereka tetap mengakomodir beberapa kegiatan yang bisa menghidupkan suasana dan sebagai sarana promosi seperti Lomba Nyanyi Lagu Daerah, Lomba Memasak antar kecamatan dan PKK Samarinda, fashion show, parade band dan tingkilan.

“Pesan kami, selama kegiatan berlangsung sepekan ini, mohon dengan sangat agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan,” pungkasnya.