Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kabar Terkini

Menghadap Gubernur Kaltim, Andi Harun-Rusmadi Minta Pemprov Kaltim Bantu Rumah Sakit Dengan Skema Dana Talangan

164
×

Menghadap Gubernur Kaltim, Andi Harun-Rusmadi Minta Pemprov Kaltim Bantu Rumah Sakit Dengan Skema Dana Talangan

Sebarkan artikel ini
Suasana Pertemuan Wali Kota dan Wakil Wali Kotsa Samarinda Dengan Gubernur Kaltim, Jumat (23/7/2021)
Example 72090

SAMARINDA.apakabar.co– Segala upaya penangan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Salah satunya menemui Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor untuk melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Tepian.

Hal tersebut ditulis Wali Kota Samarinda melalui halaman akun media sosial (medsos) pribadi miliknya pada, Jumat (23/7/2021).

Banner 300x600

“Tanpa direncanakan sebelumnya, mendadak Saya beserta Bapak Dr. Rusmadi Wongso, Wakil Walikota Samarinda didampingi Sekda, Kadis Kesehatan, Asisten III berinisiatif menghadap Bapak Gubernur Kaltim guna melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Samarinda,” tulisnya di Facebook.

Melalui unggahan tersebut Wali Kota Samarinda Andi Harun menulis bahwa salah satu poin penting yang diskusikan adalah situasi dilematis yang dialami Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta dalam penanganan Covid-19.

Situasi dimaksud cash flow rumah sakit sedang ‘bermasalah’ disebabkan pemasukan rumah sakit menurun drastis akibat pengurangan pasien non Covid, sedangkan klaim tak kunjung dibayar dari Kementerian Kesehatan RI. Disebutkannya, hingga berita ini dikabarkan, klaim RS AW. Syaharanie menunggak hingga 90 milyar, RS. I.A. Moeis menunggak hingga 30 milyar termasuk tunggakan puluhan milyar juga dialami rumah sakit-rumah sakit swasta di Samarinda.

“Rumah Sakit penangan pasien Covid benar-benar berada dalam situasi pelik, satu sisi rumah sakit wajib menangani pasien Covid, sedang disisi lain cash flow rumah sakit tersebut “sesak nafas”. Keadaan APBD Kab/Kota yang “sakit” karena dampak Covid-19 menjadi beban tambahan bagi Kab/kota,” ucapnya.

Andi Harun menyebut jika dalam pertemuan tersebut, Pemkot Samarinda mengusulkan kepada Bapak Gubernur Kaltim untuk sementara membantu dana talangan agar rumah sakit yang ada tetap bisa bertahan melakukan penanganan pasien Covid-19. Kelak jika klaim rumah sakit telah terbayarkan maka dana talangan tersebut dikembalikan ke Pemprov Kaltim.

“Kota Samarinda sedang menyiapkan skema talangan kepada RS. I.A. Moeis Samarinda, namun Samarinda tidak bisa bekerja sendiri dan butuh bantuan Bapak Gubernur. Mudahan Bapak Gubernur Kaltim berkenan mempertimbangkan saran dan permohonan dimaksud. Sehat dan sukses selalu Pak Gubenur,” ucapnya diakhir postingan.

Example 300250
Example 120x600
Example 72090