Pemkot Samarinda Akan Beri Bantuan Covid-19 Dari Sumbangan Pegawai

oleh -25 views
Wali Kota Samarinda Andi Harun

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengumumkan penerapan Perberlakuan Pematasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV sesuai dengan instruksi pusat yang dimulai tanggal 26 Juli 2021.

Kepada media, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan jika Pemkot menerima bantuan dari bulog terkait bantuan beras yang akan di distribusikan bagi masyarakat Samarinda.

“Untuk bantuan Alhamdulillah, kami telah mendapatkan konfirmasi dari Bulog Samarinda setelah saya layankan surat. Kita dapat bantuan 100 ton beras yang akan disalurkan pemerintah kota Samarinda,” ucapnya, Senin (26/7/2021).

Selain itu ia juga menyebut jika akan mengumpulkan pimpinan bank baik pemerintah maupun swasta untuk meminta bantuan dukungan, bantuan kepada masyarakat apakah itu berupa barang, bahan makanan, obat obatan vitamin.

BACA JUGA :  Kerja Bakti Di Palaran, Rusmadi Beri Instruksi Camat Tangani Drainase

Kemudian lingkungan Pemkot Samarinda, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota dan pejabat struktural yang mendapatkan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP), dihimbau untuk memberi bantuan dengan ikhlas melalui jalan pemotongan secara berjenjang, eselon dua A, eselon dua B sampai kebawah.

“Pagi tadi saya beri arahan pada sekda asisten III agar bantuan Pemkot dan ASN yang menyumbang secara iklas dari sebahagia tunjangan tambahan penghasilan, kira kira kita perkirakan lebih dari 1 miliar,” sebutnya.

“Semoga tercapai, dan ini dikhususkan untuk membantu masyarakat dalam bentuk obat obatan dan vitamin, kita akan carikan tambahan pembiayaan lain karena sebagai pimpinan,” tambahnya.

Andi Harun menegaskan jika sebagai pimpinan dirinya tidak ingin mengeluh walaupun dalam situasi seperti saat ini. Terlebih memang keadaan APBD Samarinda sangat terdampak, jadi inovasi, komitmen, empati dari pemerintah kota akan terus menerus akan ditunjukan pada masyarakat.

BACA JUGA :  Resmikan Kampung Tangguh di Loa Bakung, Andi Harun : Kekuatan Kolaborasi Masyarakat Berdampak Pemulihan Perekonomian

“Agar kita bisa melakukan sesuatu bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. Insyaallah, selain 100 ton beras tadi, kami sedang melakukan pemetaan sejak hari ini, kira kira kegiatan yang bisa digeser, atau ditunda, lalu kemudian diprogram menjadi bantuan berupa tambahan obat obatan dan vitamin pada pasien yang terdampak Covid terutama yang sedang melakukan isolasi mandiri, baik di tempat karintan maupun dirumah masing-masing,” pungkasnya.