Mata RR pada saat itu juga tertutup dengan baju yang diikatkan di kepalanya, bahkan keluar darah dari kemaluannya.
“Iya, sperma kadang sampai keluar. Biasanya kita temukan ini kalau mayat sudah berapa jam, itu semut menggigit di kemaluannya, itu biasanya mengeluarkan darah. Matanya ditutup sendiri, sampai saat ini tanda kekerasan tidak ada ditemukan,” jelasnya.
Dari keterangan keluarga kepada polisi, RR selama satu bulan belakangan sering mengeluh sakit, hingga sempat diistirahatkan dari tempat ia bekerja, hal itu bahkan sampai membuat dirinya depresi.
“Dia merasa tidak sehat, dari perusahaan juga menyuruh dia tidak kerja dulu, istirahat,” sebutnya.
Terkait dengan keseharian pria tersebut, Aksaruddin menyebutkan bahwa dari keterangan keluarga RR tidak pernah bermasalah dengan orang lain, dirinya merupakan sosok baik di masyarakat.
Selain itu, pihak keluarga juga telah merelakan kejadian itu dan tidak tidak akan mempermasalahkan dikemudian hari.
“Istrinya juga sudah membuat pernyataan secara tertulis yang ditandatangani dengan materai 10.000 yang menyatakan, bahwa pihak keluarga tidak akan mempersoalkan kejadian ini. Surat pernyataan itu juga diketahui oleh anak-anaknya,” ucapnya.
“Sebab itu pihak keluarga menolak untuk divisum mendalam ataupun otopsi,” pungkasnya.







