Segera Benahi Sistem, Pemkot Samarinda Akan Tutup Taman Buah Sementara Waktu

oleh -6 views
Wali Kota Samarinda Bersama Jajaran Memantau Langsung Taman Buah Tepian Mahakam Samarinda, Rabu (22/9/2021)

SAMARINDA.apakabar.co– Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sementara waktu akan menutup taman buah yang terletak didepan Polresta Samarinda.

Rencana penutupan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan pantauan langsung di lokasi taman buah, Rabu (22/9/2021).

Dirinya mengatakan jika faktor penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tepian masih berlaku sehingga kegiatan masyarakat yang tidak mengabaikan protokol kesehatan (prokes) tetap harus diawasi.

Selain itu pembenahan sistem di taman yang beberapa hari belakangan ramai dikunjungi masyarakat harus segera dilakukan sebagai bentuk kenyamanan pengunjung. Andi Harun melihat bahwa antusias masyarakat sangat tinggi, namun disatu sisi dirinya menganggap bahwa Pemkot akan tetap memberlakukan pembenahan agar pengunjung dengan sistem yang diterapkan bisa tertib.

BACA JUGA :  Jalin Kerja Sama Dengan Kejari, Pemkot Samarinda Berikan Kuasa Khusus Penagihan Pajak Daerah
Wali Kota Samarinda Berencana Akan Tutup Sementara Taman Buah dan Akan Membenahi Sitemnnya

AH biasa Wali Kota Samarinda di sapa juga memastikan bahwa dengan dibukanya suatu hari nanti prokes tetap berjalan. Kerumunan terhindarkan agar masyarakat bisa taat prokes.

“Kita akan tutup sementara, sampai dengan dilakukan pembenahan semua sistem yang menyangkut tentang tata kelola taman buah ini,” ucapnya.

Ditambahkan AH jika banyak hal yang mempengaruhi, salah satunya saat ini masih dalam kondisi PPKM, dirinya melihat jika beberapa hari terakhir sejak dibukanya taman tersebut menjadi tempat poin metting bagi warga.

“Pemkot akan lebih peduli karena harus menjaga kesehatan masyarakat,” sebutnya.

Ditegaskan Andi Harun bahwa walaupun dalam instruksi Wali Kota Samarinda sekotor pariwisata diperbolehkan buka 50 persen tapi tetap harus disiapkan sistem agar memastikan tidak terjadi kerumunan.

BACA JUGA :  Untuk Keperluan Hidup, Pria Pengangguran Curi Sepeda Motor

Sektor parkir juga harus menjadi perhatian, pembenahan sistem itu juga akan membahas terkait lahan parkir agar tidak terjadi parkir di bahu jalan dan harus dipastikan jika hasil parkir bisa masuk ke negara karena menghindari pungli dari sektor parkir.

“Yang paling penting harus steril dari kerumunan masayarakat, saya perkirakan paling lama satu bulan kita sudah bisa kita buka dengan sistem yang tertata rapi,” pungkasnya.