Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kabar Terkini

Wanita Berusia 49 Tahun Meninggal Saat Hendak Isi BBM, Diduga Karena Serangan Jantung

393
×

Wanita Berusia 49 Tahun Meninggal Saat Hendak Isi BBM, Diduga Karena Serangan Jantung

Sebarkan artikel ini
Tim Relawan Inafis Polresta Samarinda Saat Mengevakuasi Jenazah, Jumat (19/11/2021)

Pihaknya bakal berkoordinasi dengan Polsek Sungai Pinang untuk kemudian memberitahukan temuan ini kepada pihak keluarga dan kerabat korban.

“Sementara ini barang bukti yang diamankan adalah satu buah motor yang digunakan korban untuk mengisi BBM di SPBU, uang tunai berjumlah Rp 345 ribu, dan 1 unit handphone milik korban,” tuturnya.

Diketahui, korban menggunakan motor matic berwarna putih merek Honda Beat dengan plat nomor kendaraan KT 6522 WK. Korban menggunakan jaket bewarna cokelat dengan helm biru, sambil membawa 9 Jerigen 5 liter di bagian belakang motor.

Salah seorang saksi mata yang bekerja sebagai operator SPBU, Arsi Toyib menyebutkan, korban tiba-tiba terjatuh saat pengisian BBM sedang diproses.

“Ibu ini merupakan pelanggan pertama, karena kami buka saat pukul 05.00 Wita,” kata Arsi saat berada di TKP.

Arsi mengaku sempat mengecek urat nadi pada tangan korban. Hal itu pun turut disaksikan satu petugas operator SPBU lainnya, dan satu petugas keamanan dan terekam kamera CCTV.

“Namun karena takut ada salah-salah, rekan saya berinisiatif menelpon 112. Akhirnya petugas tiba, itu sekitar pukul 05.08 di telepon 112 nya,” lanjut Arsi.

Arsi pun menyebutkan bahwa korban merupakan pelanggan yang sering mengisi BBM di SPBU Jalan PM Noor.

Terpisah, salah satu kerabat korban, Sihar menuturkan bahwa korban memang tiba-tiba terjatuh. Hal itu berdasarkan pantauannya pada kamera CCTV SPBU di Jalan PM Noor tersebut.

“Almarhumah itu lagi berdiri tiba-tiba jatuh. Kalau saya lihat memang ada indikasi ke sakit jantung,” ucap Sihar.

Ia menyebut, pekerjaan sehari-hari korban adalah berjualan dengan membuka warung kelontong.

“Tinggal nya Almarhumah ini di Jalan Belimau, RT 21, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara. Memang dua atau tiga hari sekali pasti isi BBM Almarhumah ini,” pungkasnya.