apakabar.co – SAMARINDA – Ketua komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim, Veridiana Huraq Wang menyampaikan bahwa Kota Bontang tengah terancam krisis air bersih.
Untuk itu, Pemerintah kota (Pemkot) Bontang tengah berusaha menyelesaikan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA). Pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan IPA untuk tahun 2023 ini sekitar Rp 120 Miliar khusus untuk IPA.
Kemudian, karena ini merupakan anggaran tunggal maka target penyelesaiannya ialah 1 tahun.
Veri sapaan karibnya menilai bahwa ancaman krisis air bersih lantaran kurangnya hutan sehingga menyebabkan tingginya air bersih.
“Itu anggaran tunggal berarti 1 tahun selesai, kalau dia belum selesai tahun ini nanti tahun depan dianggarkan kembali, tapi kalau untuk instalasi nya itu cukup dilakukan,” ungkap Veri kepada awak media. Selasa (14/3/2023).
Untuk itu, politikus PDI-Perjuangan ini menegaskan, karena ini bentuknya baru anggaran, tentu tidak langsung turun. Namun pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan monitoring.
“Makanya kenapa kita mengadakan rapat kerja. Itu, salah satu fungsi untuk kita ingin tau, anggaran itu buat apa saja,” tandasnya. (Adv)







