apakabar.co — SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin menilai masih ada beberapa kendala dalam upaya pemadaman api.
Mulai dari minimnya pasokan air hingga akses jalan yang sempit. Karena itu, kata dia, DPRD Samarinda berencana memberikan bantuan alat pemadam kebakaran portable, terutama di daerah padat penduduk.
“Teman-teman relawan terkadang kesulitan memadamkan api. Tapi masih banyak orang yang saling membantu dan para pejabat merasa nyaman dengan itu,” Ungkap Fuad sapaan karibnya melalui sambungan seluler. Rabu (17/5/2023).
Tak hanya itu, Fuad juga menilai faktor lainnya adalah masyarakat yang berkumpul dan memadati areal kebakaran, yang tentunya juga menghambat petugas dalam melakukan pemadaman kebakaran.
“Awalnya saya memang berencana untuk memberikan bantuan secara pribadi di wilayah Sungai Kunjang, namun ke depan mudah-mudahan kami bisa memberikan bantuan ke setiap wilayah penduduk di Samarinda,” Ucapnya.
“Karena kalau mau bersama relawan lain, kita tidak tahu kadang mereka bermasalah di jalan, dan tentu saja proses pemadaman akan terlambat,” Sambungnya.
Untuk itu, politisi dari fraksi Gerindra itu mengimbau masyarakat untuk membentuk tim relawan kebakaran di setiap daerah.
“Masyarakat harus menggagas solidaritas sedemikian rupa sehingga tidak ada lagi korban bangunan yang diklaim.” Pungkasnya. (Adv)







