apakabar.co — SAMARINDA – Proyek pembangunan smelter nikel di Desa Pendingin Kecamatan Sanga Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara telah menelan satu korban jiwa dengan kondisi yang mengenaskan. Sabtu (8/7/2023) lalu.
Diketahui, bahwa kecelakaan tersebut diduga tidak dilengkapinya safety yang memadai saat bekerja sehingga korban terjatuh dari ketinggian kurang lebih 30 meter hingga meninggal dunia di tempat kejadian.
Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji menegaskan agar proyek pembangunan smelter nikel di Desa Pendingin dihentikan terlebih dahulu.
“Kecelakaan kerja ini adalah fatality, jadi pekerjaan harus dihentikan dulu dan dilakukan investigasi hingga tuntas oleh Dinas Tenaga Kerja,” Tegasnya kepada awak media. Selasa (12/7/2023).
Selain itu, Seno Aji mengungkapkan jika pada proyek pembangunan smelter nikel di Desa Pendingin tersebut para pekerja tidak dilengkapi alat keamanan kerja yang memadai.
“Saya menduga bahwa K3 di perusahaan tersebut tidak sesuai standar pemerintah dan ini menjadi sebuah catatan kami. Jadi setiap pekerjaan di ketinggian wajib menggunakan harness atau tali pengaman,” Ucapnya.
“Sekali lagi saya selaku Wakil Ketua DPRD Kaltim meminta Dinas Tenaga Kerja segera melakukan investigasi hingga tuntas lapangan dengan didampingi Komisi IV DPRD Kaltim,” pungkasnya. (Adv)








