Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Advetorial

Dialog Wali Kota Samarinda Andi Harun di Seminar JMSI, Bicara Keterlibatan Insan Pers Dalam Upaya Pencegahan Korupsi

184
×

Dialog Wali Kota Samarinda Andi Harun di Seminar JMSI, Bicara Keterlibatan Insan Pers Dalam Upaya Pencegahan Korupsi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Bersama Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santoso dan Jurnalis Anti Hoaks Kaltim Charles Siahaan

SAMARINDA.apakabar.co– Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan bahwa peran pers sebagai pilar demokrasi keempat begitu berpengaruh, terutama dalam praktek pencegahan korupsi.

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kaltim di Hotel Aston Samarinda, Rabu (29/6/2022).

Andi Harun yang juga sempat berdialog mengatakan pers memiliki peran penting sebagai mitra penegak hukum dan pemerintah dalam memberantas upaya praktik korupsi.

“Media bisa berfungsi untuk melakukan edukasi pendidikan korupsi, pendidikan kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat, karena satu tulisan bisa menjangkau jutaan,” ucapnya.

Insan pers merupakan sumber informasi, pasalnya pengetahuan terkait pencegahan korupsi dapat dengan mudah diketahui masyarakat melalui kerja-kerja media. Lantas, Andi Harun mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan kepada seluruh lembaga pers maupun pelaku pers itu sendiri.

“Saya ingin mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan atas pengembangan pres kita sebagai salah satu pilar demokrasi Indonesia,” ucapnya.

Dalam mendukung itu semua, Andi Harun menyebut bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan awak media untuk menyusun rencana kegiatan Coffe Morning yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

“Agar komunikasi antar teman-teman jurnalis dengan pemerintah bisa terjalin dengan baik, tidak menghindari atau mengeliminasi miskomunikasi antara pemerintah dengan media, serta ajang untuk bertabayun,” ungkapnya.

“Untuk saling bertanya terhadap apa saja yang kira-kira memberi pendidikan yang baik pada masyarakat dengan komunikasi yang baik kita ingin meminta fasilitas media agar kegiatan pemerintah yang sudah berjalan dapat tersosialisasi dengan baik, agar masyarakat tau pemerintah bekerja, pemerintah itu menghasilkan karya dan tanpa mengurangi sisi objektif dari ideologi pers itu sendiri,” sambungnya.

Selain itu, AH biasa Wali Kota Samarinda disapa menambahkan bahwa selaku kepala daerah ia berharap awak media maupun media itu sendiri hendaknya memperkuat legitimasi melalui uji kompetensi sesuai aturan yang telah ditentukan oleh Dewan Pers.

“Harapan saya, terus lah perkuat diri dengan mengembangkan kompetensi kemudian membangun pers menjadi berkualitas, media yang berkulitas, media mengedukasi, media yang objektif dan terus menjadi alat kontrol bagi masyarakat dimasa kini dan yang akan datang,” pungkasnya.